Pages Navigation Menu

Pesantren Ihya' Qalbun Salim

Tanya Jawab

Big Ben, LondonDi mana saja Anda berada (dari Medan sampai Miami, dari Doha sampai Darwin, dari Lima sampai London), Dr. H. Rusli Hasbi, MA dengan senang hati insya Allah akan melayani pertanyaan-pertanyaan Anda. Tentu saja ini bukan proses taklim yang sempurna. Jamaah sangat dianjurkan untuk belajar secara langsung, duduk di depan para guru agama di tempatnya masing-masing.

Gunakan kolom yang tersedia di bawah ini untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada Dr. Rusli. Pastikan pertanyaan Anda singkat dan jelas. Terima kasih.

Pertanyaan yang sudah dijawab: lihat daftar isi di sebelah kanan.

Syarat dan ketentuan: harap memberikan alamat email yang sah pada saat mengisi formulir untuk tujuan konfirmasi pertanyaan. Pertanyaan tanpa disertai alamat email yang masih berlaku tidak akan ditanggapi.

Tip untuk mengurangi waktu tunggu: Anda dapat hadir langsung di majelis-majelis Dr. H. Rusli Hasbi, MA (lihat halaman Jadwal) untuk berkonsultasi dan mendapatkan jawaban langsung (tidak menunggu).

189 Comments

  1. Assalamu Alaikum . Maaf Pak uztadz. saya mohn penjelasan pa Ustad.. Jika saya ingin menikah untuk ke dua kalinya dengan seorang Janda.. bagaimanakah syarat/ketentuan perwaliannya. terima aksih

  2. Hahahahaha!!!Enakkk benerrr !!!
    Satu satu nya yang tidak di ciptakan Allah SWT dengan kata kata kunfayakun adalah Keluarga !!!
    karena sungguh Maha Bijaksaana nya Allah SWT membiarkan Umat manusia mencari dan menjajaki pasangan yang akan di nikahi supaya tidak timbul perceraian !!!
    tapi Manusia tuh emang kebanyakan akal sehingga segala dalil di cari untuk pembenaran !!! akibatnya perceraian jadi hal uang wajar (Rasulullah SAW bersabda, “Perkara halal yang paling dibenci oleh Allah adalah perceraian.” Sehingga tidak ada seorang pun yang memahami agama Islam dapat dengan mudah menggampangkan perceraian terkecuali dalam situasi yang darurat dan tidak dapat dihindari lagi yang mana hal itu telah diatur dan disahkan menurut Islam.

    Karena Islam mempertimbangkan pernikahan adalah sebuah akad/kontrak yang serius (mithaq ghalizh); dan merupakan tanggung jawab dari kedua belah pihak (suami isteri) untuk menjalankan akad/kontrak tersebut dengan selalu mengingat Allah SWT dan mencari ridho-Nya untuk menjalani kontrak tersebut dengan segenap kemampuan mereka.)

    sekarang saya membahas POLIGAMI dalam Islam :

    Dalam Islam Poligami di Ijinkan dengan Syarat yang sebenarnya tidak akan pernah mampu di lakukan oleh Manusia Nah Jeleknya Manusia melihat Bolehnya saja tanpa menjalani Syarat syarat yang menurut saya Hanya Rasullulah Saw yang mampu menjalani !!

    dan harap di Ingat Setiap ayat Al quran turun selalu di karenakan adanya permasalahan di belakangnya !!

    saran saya lebih baik membaca Riwayat turunnya ayat ayat Alquran sebelum menafsirkan sendiri sendiri !!

    Poligami adalah bentuk Kasih sayang Allah SWT terhadap Manusia yang dengan Maha Bijaksananya Allah SWT mengijinkan Poligami walau dengan syarat yang sangat berat !! yang artinya ( Larangan terselubung )
    Maaf kenapa saya bilang demikian di karenakan syarat Poligami gak ada satu poun Manusia SaNGGup melakukannya !!! terkecuali Rasullulah SAW !!!

    Jadi jangan kita selalu mencari pembenaran pembenaran untuk kepentingan Nafsu kita

    Sebagai contoh :

    membungakan uang ====
    saya tidak membungakan uang hanya bagi hasil 10% mau lo rugi untung pokoknya 10% perbulan.

    Menikah lagi ( POLIGAMI )
    Lah Rasullulah SAW aja Bininya banyak kenapa saya gak bolehh !! ( kenapaq Rasullulah SAW bisa menikah dengan Istri lkebih dari satu ?? lo baca kenapa !!!! ada ceritanya ada hal hal yang mengharuskan Rasullulah melakukannya )

    Dalam Alquran jelas boleh kawin lagi sampai 4 batasnya !!!
    (syaratnya lo siap gak jalanin )

    Masih Banyak lagiii !!!!!

    Asal kita selalu ingat !!! Allah SWT Maha pintar , Maha Bijaksana gak bisa kite boongin dengan pengahlusan kata kata !!!!! sadar yuk !!~!

    Terima kasih

  3. Assalammualaikum wr.wb pak ustadz..

    saya wanita berusia 24 tahun yg 2 bulan lagi akan melangsungkan pernikahan. jujur saya & calon suami saya mengalami kendala pada biaya pernikahan.

    sekitar 6 bulan lalu telah disepakati bahwa biaya pernikahan akan ditanggung 50:50 oleh masing2 keluarga, dengan seluruh biaya akan ditanggung pihak keluarga saya dulu, baru nantinya 50% biaya pernikahan akan dibawa pihak calon suami saya sebagai “biaya pernikahan” yang dibarengi dengan seserahan,dsb. calon suami saya pun menyanggupi pada saat itu. saya agak tidak tega sebetulnya dengn calon suami saya pak ustadz.. krn untuk mendapatkan uang yg tidak sedikit itu,calon suami saya harus berjuang sendiri dlm waktu yg tergolong sempit.

    sampai pada akhirnya kemarin, uang yg seharusnya dikumpulkan untuk biaya pernikahan tidak sesuai target dan masih jauh dari 50% biaya pernikahan. padahal pernikahan tinggal 2 bulan lagi.
    saya agak kecewa pak ustadz, saya bingung.. karena estimasi saya, dgn gaji yg dia punya paling tidak sampai saat ini sudah terpenuhi setengah dari biaya yg seharusnya itu (kemungkinan uangnya memang terpakai untuk memenuhi kebutuhan orang tuanya).

    bagaimana saya harus bersikap pak ustadz? karena kalaupun harus negosiasi dengan orang tua saya perihal biaya, itu tidak mungkin ustadz, orang tua saya pasti akan sangat kecewa..

    mohon pencerahannya pak ustadz. terima kasih.

    wassalam wr.wb

    • Kasusnya mba rini hampir sedikit mirip dengan yang saya alami, kalau sudah seperti ini akan semakin banyak orang yang akan nekad melakukan apapun demi mendapatkan apa yang diinginkan.

  4. Assalamualaikum maaf sebelumnya !!
    Mbak saya cuma mau tanya apakah pendapat dan asumsi manusia lebih baik dan lebih penting dari pendapat dan pandangan Allah SWT ? Kenapa gak bersikap jujur aja !!! BanyAk pasangan memaksakan pernikahan dengan bermegah megah walau apapun alasannya !! Walau pun setelah pernikahan kehidupan rumah tangga menjadi rumit dan tidak bahagia karena kejaran hutang !
    Hidup itu adalah pilihan dengan banyak konsekuensi ! Mau bahagia atau mau susah pilihan mau untung atau rugi juga pilihan !! Saran saya !!
    Jadilah pribadi yg sederhana dan hidup dalam kejujuran !
    Lebih baik jujur dengan segala konsekuensinya dari pada harus memaksakan dengan akibaat ketidak bahagiaan !!
    Orang tua awalnya mungkin kecewa tapi akan lebih kecewa lagi apabila setelah pernikahan kehidupan putrinya tidak bahagia
    Allah sWT selalu menilai akhir bukan awalnya ! Jadi ada pasangan yg awalnya hidup kesusahan dan akhirnya hidup dalam kemewahan ! Ada orang yg hidup awalnya makmur tapi akhirnya hancur !! Dan satu lagi saran saya setelah menikah langsung cari rumah sendiri walaupun hanya kontrakan satu petak !! Dari pada menumpang di rumah orang tua !! Semoga pemikiran saya ini tidak menyinggung anda

  5. Assalamu’alaikum, ustadz ana mau nanya bagaimana y ustadz agar ana bisa lebih tawadhu dan terhindar dari sikap dan prasangka buruk? adakah do’anya ustadz.? syukron

  6. Nyaman dan taat !! BAnyak orang salah arti dalam beribadah. Mereka selalu mencari kenyamanan dalam beribadah !!
    Padahal kenyamanan dalam beribadah tidak akan pernah di dapat apa bila tidak di dasari ketaatan !!
    Taat pada awalnya gak enak !!
    Lagi ngAntuk banget bangun shAlat subuh !! Awalnya berat ,capek,kesel, gak ikhlas its okee jalanin aja !! Satu minggu mulai pasrah dua minggu mulai ketergantungan 3 minggu mulai kenikmatan dalam beribadah datang !! Setelah kenikmatan beribadah datang otomatis shalat menjadi kebutuhan karena enak dan nikmatt !!! Maaf saya bukan kiyai cuma sharing aja !!

  7. Assalammualaikum wr.wb pak ustadz..
    saya mau tanya soal warisan,sy punya adik yg suaminya meninggal dan mempunyai 2 orang anak perempuan dan mertuanya ikut bersamanya sampai sekarang,sedangkan almarhum suami msh punya 2 org kakak laki-laki,lalu siapa saja yg berhak atas peninggalannya,demikian trimakasih mohon jawabannya

  8. Salam saya baru sahaja melangsungkan perkahwinan selama dua bulan. Dua minggu selepas bernikah saya bertengkar dengan suami. sehingga saya mengatakan saya tidak bahagia bersamanya. Kemudian dalam keadaan yang tertekan suami saya berkata, jika tidak bahagia, lebih baik kita bercerai. tidak lama selepas itu, dia memujuk saya dan berkata dia tidak bermaksud dengan kata-katanya, cuma dia sangat marah pada ketika itu dan saya memaafkannya.

    Beberapa minggu selepas itu berlaku pertengkaran sekali lagi, lalu saya mengatakan kan kepadanya, saya mahu hidup berasingan dan berpisah dengannya. Lalu dia berkata jika itu yang saya inginkan, dia akan mengikit haluan sendiri, tetapi dia akan tetap memberi nafkah dan sebagainya.

    Soaan saya adakah telah jatuh talak keatas saya. dan berapakah talak yang dikira

  9. ass..ustadz saya mau bertanya,ibu saya mau menjual rumahnya rencananya hasilnya akan dibagi antara beliau dg keempat anaknya 2 putra dan 2 putri,bgmn cr pembagian yg benar mnrt hkm islam?terimakasih..wass wr.wb

  10. assalamualaikum wr.wb
    ustad,saya mau tanya…
    suatu hari ketika pulang kerja saya mendapati istri saya yg sedang sms an dgn seorang laki2 dgn kata2 mesra,saya sudah pernah melarangnya melakukan hal itu,istri saya beralasan bahwa saya tdk romantis jadi ia melampiaskannya dgn teman prianya yg menurutnya romantis,saya emosi dan saya menjatuhkan tangan saya thd nya,ia pergi kerumah orang tuanya dan mengadukan hal itu…
    setelah beberapa hari emosi saya reda dan saya mengajaknya utk kembali pulang,namun ia menolak dgn alasan sebagai berikut :
    1. saya telah memukulnya
    2. saya tidak mampu memenuhi nafkah materi yg seperti diinginkannya.
    3. jika saya ingin dia kembali maka saya harus menghadirkan orang tua kandung saya untuk menjemputnya.
    pertanyaan saya adalah jika saya sudah berusaha namun rezeki yg saya dptkan belum cukup utk memenuhi selera istri saya apakah saya berdosa,dan apakah wajib bagi saya utk menghadirkan orang tua kandung saya,padahal saya mempunyai wali yaitu paman kandung saya yg dari awal kami menikah yg menjadi walinya saya,apa hukumnya istri yg membandingkan suaminya dengan laki2 lain?
    dalam kami berumah tangga ini pihak keluarga istri saya lebih dominan thd istri saya dibandingkan saya,istri lebih menurut (patuh) terhadap keluarganya dari pada saya,bagaimana itu ustad,apa yg harus saya lakukan?
    wassalam

    • Assalamualaikum wr wb !
      Share aja !!!!
      Pasangan yg sudah menikah sesungguhnya sudah membuat janji dengan Allah SWT, dan biasanya pada awal awal pernikahan kehidupan akan sangat sulit , karena perbedaan hoby, kebiasaan kebiasaan , perbedaan pola pikir, perbedaan cara mengungkapkan rasa cinta , ini yg pasti sering menimbulkan keributan dalam rumah tangga !! Semua pasangan harus menyadari bahwa kalian di lahirkan dari rahim yg berbeda , mendapatkan pendidikan kehidupan dengan cara yg berbeda dan memiliki isi kepala yg berbeda jelas bagi orang orang yg tidak mengharap ridho Allah swt mereka akan bercerai dengan alasan”tidak cocok” sebenarnya semua yg berpasangan di muka bumi adlah berbeda mulai malam dan siang,dingin dan panas ,matahari dan bulan semua berbeda dan mereka berpasangan gunanya untuk saling melengkapi kekurangan masing masing !!
      Untuk para putri sesungguhnya setelah pernikahan sorga ada di telapak kaki suami bukan lagi hanya di telapak kaki ibu ! Pada saat seorang putri menerima ijab qobul maka keluarga anda sebelumnya telah melepaskan tanggung jawab secara dunia kepada sang pangeran ! Jadi apa bila seorang putri setelah pernikahan tidak memiliki hak meninggalkan rumah tanpa seijin suami !!
      Bagi orang tua sang putri sesungguhnya anda telah menjerumuskan diri putri anda kedalam neraka yang menyakitkan apa bila anda mengajari sang putri tidak taat pada suami, atau mengajarkan melawan suami !!
      Untuk semua putri yg baru menikah harus di ingat bahwa di usia anda sangat jarang suami anda mendapatkan posisi jabatan atau gaji yg tinggi !!!
      Itu merupakan cobaan anda dalam pernikahaan !! Karena dengan menjadi rumah tangga yg sakinah imbalannya sorga !! Dan untuk mendapatkan sorga ya harus korban perasaan,korban waktu,korban harga diri dan lainya !! Untuk mewujudkan rumah tangga sakinah !!!
      Bagi suami jangan putus asa berapa pun yg anda dapatkan selagi kalian syukuri Insya Allah menjadi berkah !! Jangan mensyukuri yg belum anda miliki tapi syukuri yg telah anda miliki !!
      Maaf kalo ada kata kata yg salah

  11. ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB
    DENGAN RASA HORMAT SAYA INGIN BERTANYA: KENAPA SAYA SELALU TERSESAT DLAM MENJALANI HDUP PADAHAL SAYA BERUSAHA UNTK JAUH DARI KESESATAN.

    • ass..dekatkan diri kpda allah dg shalat sesungguhya tiada penolong bagimu kecuali allah

  12. Assalamu`alaikum Warahmatullahi wabarakatuhu.
    Ustadz, saya mempunyai permasalahan seputar waris. Kami berharap kiranya ustadz bisa memberikan jawaban kepada kami.
    Kerabat kami Bpk. Abdullah menikah dengan Ibu Halimah. Selama pernikahannya mereka tidak dikaruniai anak. Hanya saja Ibu Halimah mempunyai seorang putri dari pernikahan sebelumnya dengan suaminya yang pertama. Setelah beberapa tahun menikah, Ibu Halimah meninggal dunia, dan almarhumah meninggalkan ahli waris:
    - Suami
    - 1 orang putri
    - ibu
    - seorang saudara laki-laki sekandung
    - seorang saudara perempuan sekandung
    - seorang saudara laki-laki seibu
    Berapakah bagian waris masing-masing?
    Terima kasih atas jawaban ustad

  13. assalamualaikuum,

    Pak ustadz mohon bantuannya perihal Warisan paman kami agar suami saya sebagai penengah bisa mengambil tindakan yang sesuai aturan Allah SWT.

    1. Om kami hanya mempunyai 1 putri tunggal yang sudah meninggal setelah itu ibunya meninggal (tante kami) dan baru2 ini paman kami menyusul telah meninggal dunia.
    2. 2 orang cucu laki2 tinggal bersama kakek neneknya sedangkan ayahnya sudah menikah lagi.
    3. Ada 1 ponakan laki2 om saya dari kecil tinggal bersama mereka
    4. Ada pembantu yang sudah ikut bersama om saya selama 50 tahun.
    5. wasiat terakhir adalah bahwa ponakan beliau akan medapatkan rumah paviliun dan pembantu juga harus diberikan.

    permasalahannya bapak si cucu datang dan akan mengambil semua warisan tersebut bagaimana hukumnya sesungguhnya secara islam agar saya bisa menjelaskannya.

    Oh ya om saya (pewaris) masih mempunyai kakak kandung laki2
    dan tante saya masih mempunyai 1 adik perempuan. apakah mereka ini juga mendapatkan bagiannya ??

    Wassalam.

  14. maaf pak uztad ada tambahan cucu2 om kami usianya masih 15 tahun dan 13 tahun.

    Wassalam

  15. maaf boleh saya bertanya ? apakah orang tua anda sudah kaya dari sebelum menikah ? apakah kekayaan orang tua anda di dapat dari warisan orang tua ? hehehe monggo di tanya sama orang tuanya !!!

    Sesungguhnya kegahagiaan bukan dari kaya atau miskinnya kekayaan adalah dimana kita sudah merasa bersyukur dengan apa yang kita dapat dan tidak mengharapkan lebih dari yang kita belum dapat

  16. Assalammualaikum wr.wb pak ustadz..
    saya mau tanya soal warisan,sy punya adik yg suaminya meninggal dan mempunyai 2 orang anak perempuan dan mertuanya ikut bersamanya sampai sekarang,sedangkan almarhum suaminya msh punya 2 org kakak laki-laki,lalu siapa saja yg berhak atas peninggalan hartanya dan siapakh yg lebih berhak memelihara mertuanya,demikian trimakasih mohon jawabannya

  17. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Saya seorang pria berniat untuk menikahi seorang gadis yang menurut hukum islam bukanlah mahrom bagi saya, pada dasarnya orang tua kami menyetujui hubungan kami, tetapi niatan tersebut sedikit terhambat lantaran kakak laki-laki calon saya telah menikah dengan adik sepupu saya, sehingga secara silsilah kakak calon saya telah menjadi adik sepupu bagi saya, kondisi seperti ini sebagian dari keluarga kami menyebut nya dengan istilah jawa “Dadung Kepluntir” dan jika kami tetap melanjutkan hubungan kami, mereka mengkhawatirkan akan terjadi hal yang merugikan diantara kita. saya dan keluarga tidak sependapat dengal hal tersebut karena tidak sesuai dengan pemahaman islam, tetapi keluarga sepupu saya meyakini akan hal itu dan jika kami tetap melanjutkan hubungan kami adik sepupu saya berniat akan bercerai saja dengan kakak calon saya itu karena rasa takut terhadap akibat yang akan terjadi atas kondisi tersebut.

    Dalam kondisi lain sudah ada Dua saudara dari calon saya telah menikah dengan kerabat saya dalam satu kampung, kalau saya berlanjut dengan calon saya berarti akan ada 3 saudara yang berjodoh pada satu kampung, mereka juga meyakini kalau kondisi seperti ini maka salah satu dari keluarga ini akan kalah atau dalam istilah jawa nya “Dadang Rebutan Pencok an”.

    yang menjadi pertanyaan saya:
    1. adakah penjelasan logis mengenai istilah “Dadung Kepluntir” dan “Dadang Rebutan Pencokan” tersebut..?
    2. apa langkah terbaik yang harus kami lakukan..?
    3. pencerahan seperti apa yang harus kami berikan pada keluarga kami yang percaya pada adat kejawen nya tersebut,
    dan dengan metodenya seperti apa..?

    Setelah berjalan waktu, sambil menunggu terbukanya wacana syari’ah dari sebagian saudara-saudara, kami berencana menikah sirri untuk menghindari perbuatan maksiat sekecil apapun perbuatan tersebut,

    yang ingin saya tanyakan:
    1. boleh kah pernikahan sirri dilaksanakan di daerah mana saja..??
    2. meskipun ayah dari perempuan masih ada, bisa kah saudara laki-laki dari perempuan ini menjadi wali..?
    3. adakah ketentuan unjuk jumlah mahar..?
    4. apakah saksi harus ada dari pihak keluarga..??

    tolong jawaban di kirim juga ke email saya

    Terimakasih sebelum nya

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  18. assalamualaikum…
    saya mau bertanya, apakah nikah siri itu wajib diketahui oleh wali si wanita??
    apakah nikah siri itu adalah solusi atau tujuan untuk menghindari zina??

    • Waalaikumsalam
      baca kembali subpages pernikahan tentang nikah siri

      admin

  19. assalamualaikuum,

    Pak ustadz mohon bantuannya perihal Warisan paman kami agar suami saya sebagai penengah bisa mengambil tindakan yang sesuai aturan Allah SWT.

    1. Om kami hanya mempunyai 1 putri tunggal yang sudah meninggal setelah itu ibunya meninggal (tante kami) dan baru2 ini paman kami menyusul telah meninggal dunia.
    2. saat om dan tante saya masih hidup , setelah putri tunggalnya wafat 2 orang cucu laki2 (usia 8 dan 15 tahun tinggal bersama kakek neneknya sedangkan ayahnya sudah menikah lagi.
    3. Ada 1 ponakan laki2 om saya dari kecil tinggal bersama mereka
    4. Ada pembantu yang sudah ikut bersama om saya selama 50 tahun.
    5. wasiat terakhir adalah bahwa ponakan beliau akan medapatkan rumah paviliun dan pembantu juga harus diberikan sekedarnya.

    permasalahannya bapak si cucu datang dan akan mengambil semua warisan tersebut bagaimana hukumnya sesungguhnya secara islam agar saya bisa menjelaskannya.

    Oh ya om saya (pewaris) masih mempunyai kakak kandung laki2
    dan tante saya masih mempunyai 1 adik perempuan. apakah mereka ini juga mendapatkan bagiannya ??

    Wassalam.
    Balas

  20. Assalamu’alaikim..wr.wb.
    Pak Ustadz, Saya seorang janda (suami meninggal krn sakit) saat ini sedang menjalin hubungan yg serius dgn seorang pria beristri. Kami sudah saling cocok dan saling mencintai. Kami bermaksud untuk menikah. Namun kekasih sy ini mengajukan syarat bahwa dia ingin menikahi sy secara siri dan harus sembunyi2 dan alasan dia ingin menikahi juga karena kasihan melihat saya. Tp tetap walinya ayah sy. Sebenarnya sy kurang setuju dgn sembunyi2nya itu,tp mungkin itu salah satu resiko yg mesti di terima. Pertanyaannya :
    1. Apakah pernikahan siri seperti demikian itu sah dimata hukum dan agama?
    2. Sebenarnya sy merasa tdk enak karena mungkin akan menyakiti istrinya, tp sangat disesalkan karena sy dan suaminya itu jg sdh terlanjur berbuat dosa dan sy sebenarnya ingin melihat sampai dimana rasa tanggung jawabannya. Lalu apakah sy dan suaminya itu diharuskan untuk menikah ?

    Mohon balasan pencerahannya …
    Wassalam ,

    • Waalaikumsalam
      Lihat kembali jawaban kami di Website ini, subpages rumah tangga. Setelah anda membacanya, pertanyaan anda akan segera terjawab insya Allah.

      Rusli Hasbi

  21. test

  22. menurut saya mending dihindari lelaki yang sudah beristri. meski kmu sudah berbuat dosa dengan suami orang, apakah kamu mau berbuat dosa terus2an dan berkepanjangan karena menyakiti hati istrinya. mending nyari calon suami yang belum beristri. semua pasti ada karma bagi orang2 yang berbuat jahat. dan cobalah kmu jadi istrinya, pasti kamu tidak mau dimadu kan? makanya jangan mau jadi istri ke2 apalagi nikah siri. pasti kelak kmu tidak akan pernah bahagia. semoga bermanfaat

  23. jangan mau di nikah siri, karena nikah siri itu tidak kuat dalam hukum, dan mending mencari jodoh dengan lelaki yang masih belum beristri, meskipun sudah sah cerai di mata agama, tetapi lelaki itu masih belum sah cerai di mata hukum.

  24. Ass wr wb. Ibu saya turut mencari nafkah selama pernikahan dengan ayah. Pendapatan ibu cukup signifikan (tidak dapat diabaikan). Ayah sudah meninggal, dan ibu masih hidup. Apakah harta yang mereka dapat selama perkawinan mereka, saat ayah meninggal seluruh harta tersebut menjadi harta waris? Apakah harta yang dimiliki ibu secara pribadi juga menjadi harta waris? Apabila tidak, apakah harta yang dimiliki ibu dapat dihibahkan kepada putra-putrinya (saat ini ibu terbaring sakit, tidak dapat berkomunikasi, dan membutuhkan biaya besar untuk kelangsungan hidupnya. dengan adanya “harta milik ibu” putra-putrinya dpat dengan leluasa membagi harta tsb utk kebutuhan ibu, memenuhi keinginan ibu utk membangun mesjid, dan membagi rata utk putra-putrinya) Bisakah putra-putrinya melakukan hal tsb? bagaimana menurut hukum islama. terima kasih. wasalam.

  25. Assalammu’alaikum..
    Pak ustadz pertanyaan saya sederhana saja, Bismiillah itu sebenarnya apa?
    Terima kasih atas perhatiannya….
    Wassalamu’alaikum.

  26. assalamu’alaikum
    saya mau bertanya..
    saya sering sms an dengan teman saya yang lawan jenis,namun saya tidak berpacaran dengannya,,,dalam sms itu kita lebih sering membahas tentang diri sendiri dan tentang hukum-hukum dalam islam,sebab teman saya lebih tau dari saya,,,dan saya merasa ada sedikit perubahan dengan diri saya semenjak sering sms an,,berubah menjadi lebih dekat KepadaNya,,dan secara tidak langsung perasaan “CINTA” itu tumbuh,namun saya berkomitmen untuk tidak berpacaran dengan dia karena saya hanya ingin menjadi teman dia.

    apakah saya berdosa atau tidak karena hampir setiap hari saya sms an dengan dia ????

    wassalamu’alaikum

  27. ass.. Ustad sy ingin brtanya
    krna sy MUALAF umur sy 29thn terus baru d’sunat ..
    apa hukum’a dlm islam d’sunat saat umur sy skrng ini ????
    .
    mkasi sblum’a pak ustadz

  28. Asalamu’alaikum wr wb
    Langsung adjh pa’ustz saya mau bertanya, gimana cara nya untuk membuat sadar seorng ayah oleh anak nya, dengan cara yg tidak membuat ayah tidk mrasa sakt hati..? Cukup itu ajah Trimakasih.
    wasalamu’alaikum wr wb

  29. bagai mana bila istri tidak mau di ajak cerai dan tidak mau rujuk
    bagai mana hukum’y bila suami menikah lagi

  30. Assalamu’alaikum wr wb …

    pak ustad sy mau bertanya masalah warisan, ke2 orang tua sy sdh meninggal, & kami sdh membagi warisan tapi ada keraguan dihati saya takut ada kesalahan, kami 6 bersaudara 5 perempuan & 1 laki2, ayah sy dari istri pertama punya 1 anak laki2 dan mama sy punya 2 anak perempuan dr suami pertamanya, kakek nenek dari ayah & ibu kami sdh meninggal, ayah sy msh ada 1 orang kakak perempuan, sdng saudara mama sy sdh meninggal semua, bagaimana cara pembagian warisannya sesuai syariat islam, jazakillah pak ustad….

    wassalamu’alaikum wr wb…

    Balas

  31. saya mau tanya..saya sudah 3 tahun menikah dan belum punya anak.,jadi apa yang harus saya lakukan untuk lebih memakbulkan doa saya di dalam shalat

  32. Assalamualaikum,wr,wb

    Saya mau tanya pak ustad,jika seorang suami meninggal meninggalkan seorang istri dan seorang anak perempuan berapa bagian warisan anak perempuan tersebut sesuai dengan syariat islam, dan apabika istri tersebut menikah lagi dan mempunyai seorang anak laki laki, apakah suami sekarang dan anak laki lakinya berhak atas warisan penggalan suami yang pertama.
    demikianlah pertanyaan dari saya,sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih.

    wassalam.

  33. Assalamualaikum,wr,wb

    Saya mau tanya Pak Ustad, tentang pembagian warisan…ayah saya sudah meninggal sedang ibu saya masih hidup dan ibu saya menjual rumah beliau dan membagi 2 uang hasil penjualan rumah setengah buat ibu saya dan setangah buat kami anak2nya…saya ada 4 bersaudara 3 laki2 dan 1 perempuan tapi satu kakak saya sudah meninggal….yang mau saya tanyakan dapat berapa bagian kakak saya yang sudah meninggal tersebut…dan perlu saya jelaskan bahwa kakak saya tersebut mempunyai 2 isteri tetapi sebelum meninggal mereka sudah cerai masing2 mempunya 1 orang anak perempuan….mohon jawabannya secepatnya Pak Ustad…Atas jawaban dan perhatian Pak Ustad saya ucapkan banyak2 terima kasih
    Wassalam.

  34. assalamualaikum..

    pak ustad,,
    maaf..saya ada sedikit pertanyaan dan minta sedikit pencerahan..

    sebelumnya saya mau cerita sedikit…
    saya fajar (26th),,saya mengenal seorang gadis yang umurnya 2th di atas saya (28),
    saya laki2 yang sudah lama tidak mengenal wanita,,saya sibuk dengan teman2,,kerjaan, dll..
    awalnya saya mengaguminya..menurut saya dia seorang sangat sempurna untuk dijadikan istri..karna akhlaknya..
    jujur,dulu saya seakan mempermainkan agama,,mohon ampun YA ALLAH…
    sejak saya mengenal dia..saya lebih termotivasi untuk mengenal lebih jauh tentang agama..
    saya ingin menjadi imamnya…(ingin lebih baik dari perempuan)…

    setelah beberapa kali saya bertemu dan saya memohon pada Allah berikan yang terbaik…dan prasaan saya menjadi kuat,,saya menjadi yakin untuk mengungkapkan prasaan ini padanya..
    saya tidak meminta jawaban dan saya tidak meminta dia untuk jadi pacar..tapi saya meminta kesempatan untuk diberikan waktu dan menjadikan dia sebagai pendamping hidup saya..

    dia pun memberikan kesempatan untuk saya,,setelah lama berkomunikasi..
    dan dia memberikan gambaran pendapat keluarganya tentang masalah jodoh
    “keluarganya tidak setuju kalau laki-laki lebih muda dari dia”
    dan dia pun berkata “apapun keputusan orang tuanya dia tidak akan mengecewakan orang tuanya”
    saya memaklumi hal itu..dan saya tetap yakin dengan niat baik saya untuk menikahinya…itupun atas dasar restu dari orang tua saya..

    saya semakin berusaha untuk mendekatkan diri dengan Tuhan Sang Khalik..memohon petunjuk dan mempermudah niat baik saya…
    tapi, terkadang saya juga merasa..saya mencintai Allah,,karna manusia..
    saya menangis dan memohon ampun kepada Allah…

    setelah saya mantapkan hati ini,,
    saya pun meminta ijin untuk bertemu dengan keluarganya..
    dengan niat silahturahim…
    saya datang kerumah orang tuanya dan di sambut dengan tanggapan dingin…..
    hanya sedikit kata2 pertanyaan yg keluar dari mulut orang tuanya…

    hal ini yang membuat hati saya bimbang,rasa takut, dan sedih..
    seakan2 saya tidak mendapatkan restu dari orang tuanya..
    saya pun bertanya, bagaimna pendapat orang tuanya dengan saya??
    apakah bisa saya lanjutkan?
    sepertinya dia cukup berat memberikan jawaban,,,dan dia mencoba mengulur waktu untuk menjawab pertanyaan saya..
    sampai sekarang…saya masih merasakan takut,sedih tidak berjodoh dengannya…

    mungkin ini ringkas cerita saya mas agus,,
    yang ingin saya tanyakan…
    1. apa tindakan yang harus saya lakukan??
    2. seandainya orang tuanya tidak merestui saya…apakah pantas saya berjuang untuk harapan saya??
    3. adakah doa untuk meluluhkan hati orang tuanya??

    terimakasih pak ustad..
    wassalam…

  35. Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pak Ustad saya mau menanyakan soal talak,begini Pak Ustdad,apakah ucapan,”saya mau menyerahkan istri saya kepada…”sudah termasuk talak?dan apakah ucapan tersebut tidak niat di ucapkan,sudah jatuh talak?menurut sumber2 yg saya dapatkan melalui internet,talak yg di ucapkan tanpa ada niat tidak sah,apa benar begitu Pak Ustad?
    Pada saat itu saya sedang marah,binggung,capai,sehingga terucap perkataan seperti diatas tapi sungguh saya tidak ada niat mengucpkannya,hanya Allah yang tahu hati saya malam itu.
    Apakah saya masih bisa kembali lagi kepada istri saya,karna ini sudah termasuk talak 3,sebelumnya sudah terjadi talak 1 & 2,dan kalaupun saya bisa kembali lagi,apa perlu saya nikah lagi dan harus ada saksi?
    Saya mengharapkan jawaban dari Pak Ustad
    Terimakasih Pak Ustad
    Wasalsalam…

  36. assalamualaiqum warahmatullahi wabaraqatuh
    sya ingin bertanya tentang kebid’ahan menurut anda maulid adalah bid’ah dan ktanaya bid’ah sesat seperti menyelnggarakan maulid nabi di dlm maulid nabi qta lihat sma sperti taghblig akbar biasa yg di dalamnya qta berzikir dn brsalawat pd Nabi namun knapa di ktakan bid’ah berarti ktika suatu glongan mengadakan tablig akbar mereka sma berselawat dn mndengarkan tausiah dri ulama srta berzikir namun tdk mngatasnamakan itu maulid berati merka pelaku bid’ah jga?

  37. Assalamu’alaikum…
    Ustad sy mau tanya,,sy berbuat dosa trhdp suami (sy brbuat stlh menikah dng suami),sy mnta cerai krn tdk brni jujur ats dosa sy,tp sy brusha bertobat n tdk mngulangi,,alasan sy bercerai krn suami srg kasar sm sy walaupn tdk scra fisik,suami brusaha memprtahankan rmh tgga kmi,, sy ingin mnruskan rmh tgga sy,tp bolehkah sy mnutupi aib yg tlah sy prbuat trhdap suami sy,ato sebaiknya sy brcerai sj dr suami drpda hrs membohongi suami seumur hdup sy??mohon jawabannya ustad..
    Wassalam..

  38. ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
    Pak ustadz,saya 33 thn,istri 34 thn. Kami menikah sudah 11 tahun.dikaruniai 2 anak.
    2,5 tahun belakangan saya bekerja di luar pulau.setiap rata-rata 3 bulan sekali saya pulang ke rumah.
    Pada bulan desember 2011 terpaksa saya pulang dikarenakan ada kiriman poto via MMS ke nomer HP saya yang memperlihatkan istri saya dan seorang laki2 berpelukan (maaf) dan telanjang. (Sebelumnya laki2 tsb sering meneror saya yg menyatakan ingin memiliki istri saya,tp saya belum percaya)
    Saya konfirmasi ke istri saya dan dia mengaku telah berselingkuh dan berzina dengan laki2 tsb berkali2 (​​‎​​​اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ )…dan dia meminta maaf ke saya,takkan mengulangi dan meneruskan perselingkuhan tsb.

    Setelah saya selidiki,sampai saya datang ke orang yg bisa menerawang (bukan maksud sy syirik kpd الله …),krena penasaran,masa istri saya mau dengan laki2 berumur 40 tahun. Kyai tsb mengatakan bahwa istri saya telah di mantrai/syarati menggunakan ilmu hitam (pelet) oleh laki2 tsb,sehingga mau untuk berzina sampai berkali2.

    Saya sakit hati sekali pak ustad,walau istri saya kena pelet,tetap sakit hati ini tak terhingga…istri sy tidur dengan orang lain,saat sy berjihad bekerja untuk keluarga….saya akan menderita seumur hidup saya.

    Dengan terpaksa sy menerima istri sy kembali,demi anak2,dan sebenarnya sy masih menyayangi istri sy,walau sy mrasa sakit hati dan tidak terima istri sy spenuhnya…yg saya sesalkan,mengapa bisa terjadi ya الله …trasa berat sekali cobaan sy…

    Apakah sy salah menurut pandangan agama dan pak ustad dngan menerima kembali istri sy???

    Walau sy menerima istri sy,tp hati ini sakit sekali pak…mungkin butuh waktu seumur hidup untuk benar2 memaafkannya dan melupakan kejadian ini…

    Mohon bimbingan hati yang luka dan bimbang ini pak ustad…

    Terima kasih,
    وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

    Herman

  39. Assalamualaikum,
    Saya seorang janda dengan seorang putra berusia 26 th. Saya saat ini sedang berkenalan dekat dengan seorang pria yang dulunya mengaku bujang berusia 28th. NAmun, ternyata pria ini sudah beristri yang saat ini ada di HONGKONG mnjadi TKW. Sejak awal pernikahannya dengan istrinya tidak dia temui pernikahan yng bahagia karena mengakunya dia menikah setelah di jebak dalam keadaan tidak sadarkan diri, hgg wanita ini hamil dan menuntut pertanggung jawaban. SAat ini, pria ini ingin menikah dengan saya dan hendak mengurus surat cerai. SAya ingin bertanya, bila istri masih di luar negeri bolehkah suami mnceraikan dia tanpa istrinya tau atau menunggu kepulangannya?????

    Terimakasih.

  40. Asalamu’alaikum ustad,
    saya mempunyai masalah psikologis, saya laki2 30tahun dan belum menikah, yg jadi permasalahan saya saat ini yaitu saya seorang yg suka sesama jenis, ini bukan keinginan saya, dan bahkan saya sangat benci dengan ini, walau selama ini saya dapat mengontrol diri namun saya takut suatu saat saya tidak terkontrol lagi, apa yg harus saya lakukan, klw untuk menikah saat ini saya belum sanggup, karena masalah finansial dan saya juga tdk mau menyakiti hati istri saya nantiknya, saya ingin keluar dari masalah ini ustad, tolong saya, karena ini merupakan beban yg sangat berat bagi saya.

  41. Asalamu’alaikum ustad,
    Ibu mertua saya barusan meninggal dunia, beliau mempunyai 5 orang anak, 4 perempuan, 1 laki-laki. Anak laki-laki sudah meninggal setahun sebelum ibu mertua meninggal. Pada saat anak laki-laki meninggal, beliau meninggalkan istri yg sedang hamil 3 bulan.
    ibu mertua meninggalkan waris berupa rumah dan uang tunai.
    Bagaimana rumusan pembagian waris tsb mengingat anak laki-laki sudah meninggal sebelumnya. Mohon penjelasan agar tidak menjadikan dosa di keluarga kami.
    Balas

  42. Assalamu’alykum ustadz… Saya ingin bertanya tentang perceraian.. Sebelumnya saya ingin bercerita tentang kakak saya (laki laki) yg sudah hampir 12 tahun menikah… Tetapi mereka selalu bertengkar karena berbeda pendapat.. Dan kakak saya selalu ingin bercerai, tetapi istrinya tidak ingin di ceraikan.. Dari awal menikah, kakak saya tidak pernah mencintai istrinya.. Dia menikahi istrinya karena terpaksa, dipaksa oleh orang tua.. Dan selama dia menikah, dia tetap mencari wanita yg akan dia cintai.. Sudah 2 tahun dia pacaran dengan wanita lain, istrinya menetahui hal tersebut dan selalu marah, tetapi tidak pernah dihirauka oleh suaminya..
    Ustadz.. Pertanyaan saya.. Apabila kakak saya ingin menceraikan istrinya dengan alasan beda pendapat atau sang suami mencintai wanita lain.. Bisakan hulum mempertimbangkannya? Karena mungkin alasan kakak saya berbeda dengan syarat2 perceraian yg berlaku..
    Sekian pertanyaan saya, ustadz.. Mohon bantuannya

  43. Assalamu’alaikum pak ustadz…
    Saya mau bertanya, saya menikah dengan duda beranak 2 dan anaknya ikut mantan istrinya, dulu yang menggugat cerai adalah mantan istrinya….suami saya masih tetap memberikan nafkah untuk anaknya. Yang ingin saya tanyakan, berapa persen nafkah yg harus diberikan dari gaji suami saya krn sekarang suami sudah menikah lagi (dengan saya).
    Terima kasih atas jawaban ustadz.
    Wassalamu’alaikum wr. wb
    Mohon dibalas di email saja.

  44. Assalamualaikum wr. wb…

    saya mempunyai teman (wanita) yang melakukan pernikahan siri dikarenakan keterpaksaan (dalam keadaan terpaksa).

    Yang mau saya tanyakan:

    bagaimana si wanita ini bisa bercerai (dikatakan berpisah) dengan suaminya?menurut pandangan agama islam dan syarat/apa yang harus dipenuhi untuk bercerai..

    terima kasih…
    wassalamualaikum wr. wb

  45. ASSALAMUALAIKUM WRB : MENGAPA MUAWIYAH SELALU MENAWAR HADIST 73 GOLONGAN PAK.. SEBENRNYA DISITUH KITA BULAH DAN AHLULBAITKU BUKAN AL-JAMAAH

  46. ass pa udtaaz… sy punya kekasih..tp dia sdh punya istri dn 3orang anak,dia sdh gk cinta sama istrix, dn ingin menikahi saya,, apa yg hrs sy perbuat ?? mohon bantuanx.. makasih….

  47. AssaLamuaLaikum pak ustadz.
    Sya bru menikah 1 thn dan sdh dikaruniai 1 org anak perempuan yg berumur 3 bLn.
    Suami sya duLunya pemabuk, pemakai obat2an dan sampai skrg msh, Tidak mau bekerja, sering marah2 dan mengeluarkan kata2 kasar terhadap sya, sya sepertinya Lbh dri binatang di matanya.
    Dulu waktu pacaran sya tdak tahu kalau dia begitu, dulu dimata saya dia baik. Setelah menikah Kmi sering bertengkar mulut setiap hari sampai2 dia sering menyuruh sya puLang kerumah orang tua saya(mengusir). Saya sakit hati pak ustadz seLama menikah dia selalu seperti itu, hampir setiap malam dia sering pergi tengah malam bru pulang. Mertua sya selalu bela suami sya krna suami sya pintar berbohong terhadap orang tuanya, setiap sya mengadu sya yg di salahkan orang tuanya. Sya tidak tahan lagi menghadapi dia. Pertanyaan:
    1. apakah boleh sya menggugat cerai suami saya?
    2. Apakah anak sya dapat ikut dgn saya menurut agama?

  48. assalamualaikum pa ustad,,,saya mau tanya tentang nikah sirri .. apakah nikah sirri tanpa di hadiri oleh org tua bisa di katakan syah,,,?? hanya berdua antara si perempuan dan laki” saja dng wali dan saksi org lain,,

  49. assalamualaikum pa ustad,,,saya mau tanya tentang nikah sirri .. apakah nikah sirri tanpa di hadiri oleh org tua bisa di katakan sah,,,?? dan apakah ada hadist yg menerang kan bahwa pernikahan siri / tanpa wali kedua nya bisa di katakan sah..

  50. Assalamualaikum pa ustad
    Saya seorang istri dg anak 2. Thn lalu suami sy pernah melakukan hub smpai jauh dg seseorang. Dia blg dia khilaf dan mau memperbaiki. Saya coba beberapa bulan utk berlanjut, namun setiap hari bathin saya makin sakit ketika sy harus melayani hub suami istri, dan saya tidak bisa lagi menyayangi/mencintainya. Saya takut saya berdosa, dan khawatir jika dilanjutkan maka saya akan semakin tidak dpt menuruti nya, tidak dpt menunaikan hak dan kewajiban..dan saya merasa berdosa. Keterpaksaan itu membuat batin tersiksa. Saya sudah mengajukan perpisahan ke dia, namun dia tidak mau. Perlu diketahui hampir 3 bulan saya pisah ranjang. Dia bilang dia ikhlas asal saya dan anak2 masih berada di samping dia. Namun kehidupan rumah tangga yang baik bukannlah sprti ini. Mohon bantuan masukan dan jawabannya pak. Jika memang berpisah, jalan apa yg harus kami tempuh. Saya bnyk baca mengenai hukum khuluq’ .

    jazakumullah Khairan
    umi Rahmania

  51. kakeknya saya mempunyai 2 istri. istri pertama dibuatkan rumah sedangkan istri kedua juga dibuatkan rumah dari harta istri pertama, setelah kakek meninggal apakah cucu dari istri pertama berhak mendapat warisan dari rumah istri kakek kedua?

  52. Assalamu’alykum Ustadz…Saya punya saudara yang tanpa sepengetahuan dan ijin dia menikah siri dengan perempuan lain, padahal saudara saya masih dalam keadaan sehat wal’afiat bahkan putra pertamanya sudah kuliah semester 6 dan yang bungsu kelas 2 smp. Yang ingin saya tanyakan apa hukumnya bila suami menikah siri tanpa ijin istri pertamanya dan istri pertamannya dalam kondisi sehat wal’afiat. Trimakasih

  53. assalaamu’alaikum ustadz,
    saya mau tanya misalnya didirikan koperasi simpan pinjam di suatu lembaga simpanan wajib 10.000/bln, yang bisa simpan dan pinjam cuma anggotanya, yang saya tanyakan kalau saya pinjam 1.000.000 mengembalikan 10x yang berarti tiap bulan saya harus mengembalikan 110.000 dengan perincian 100.000 dtambah bunga 10.000, yang begini hukumnya bagaimana? sedangkan untuk tiap tahunnya SHU tetap dibagikan

  54. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Saya mau tanya ustad,kakeknya saya mempunyai 2 istri. istri pertama dibuatkan rumah sedangkan istri kedua juga dibuatkan rumah dari harta istri pertama, setelah kakek meninggal apakah cucu dari istri pertama berhak mendapat warisan dari rumah istri kakek kedua?

  55. Assalamualaikum Wr. Wb
    saya mau tanya ustad.. bagaimana pembagian sebenarnya menurut islam kalau kasusnya sebagai berikut
    kakek saya mempunyai istri 2. istri pertama mempunyai anak 3. perempuan 2 org dan laki-laki 1 tapi sdh almarhum sejak 3 thn lalu dan mempunyai anak 4.
    setelah istri pertama meninggal akhirnya kakek saya menikah lagi dan mempunyai anak 4. laki-laki 2 org dan perempuan 2 org. setelah sekian lama ahirnya kakek kami meninggal dan setahun kemudian istri kedua pun meninggal…. mohon penjelasan ustad mengenai pembagian warisan ini supaya kami menempuh jalan sesuai ajaran islam…

  56. Mohon bantuannya pak ustadz…
    Pernikahan kami bru menginjak 3tahun kami telah dikaruniai seorang putri sekarang brusia 16bulan.rumahtangga kami bisa dibilang diambang perceraian,saya tidak mengharapkan itu.kami sering berantam karna suami tidak terbuka dalam hal apapun,misalny dia mengirimkan uang ke orangtua ny,kemana pergi dia ga pernah ngasih tau,dan orangtua ny juga seperti itu.apa apa saya tidak boleh tau.dan adik ipar saya yang kebetulan tinggal bersama kami juga sering membeberkan kejelekan saya ke keluarga ny.seolah olah dia mata mata dalam rumahtangga kami.saya sudah memberitahukan suami agar menasihatin adiknya jgn memperburuk keadaan,tapi suami saya tetap membela adik dan orangtuanya.suami saya terlalu emosi klo berantam dia sering mukul,wktu saya hamil 3bln muka saya dipukulin sampai mata saya berdarah,sktar semggu kami baikan lagi.stlah saya lahiran anak umur 3bln kami cekcok lagi,ttp lagi dia tanganin saya,saya dipukul ditendang dan mau di cekek,akhrnya terpaksa saya mengeluarkan kata penyesalan sudah menikah dengan dia.nah sampai sekarang kata kata itu yang selalu diingat oleh suami saya.sampai dia juga bilang muak meliat saya.dan akan mengakhiri semua.yang saya tanyakan:
    1.apakah saya salah kalau saya ingin tau apa apa tentang keluarganya.
    2.apakah kata kata penyesalan yang saya katakan itu udah termasuk dosa
    3.bagaimana cara nya agar suami mau terbuka dalam segala hal.
    4.apa yang harus saya lakukan terhadap adik ipar saya yang selalu menjelekan saya dalam keluarganya.
    5.bagaimana saya menyikapi suami yang emosi dan suka main tangan.
    Terimakasih pak ustadz,semoga diberkahi oleh rahmadNya

  57. Asalamu’ailaikum pak ustad,
    mohon solusinya pak ustad
    saya menikah sejak 19 des 2008,dan sekarang kami sudah mempunyai putri 2.5 th, suami berselingkuh dengan bosnya di kantor,demi uang dan jabatan skrg sudah meninggalkan kami sejak 5 bulan yg lalu, setelah 2 minggu dia meninggalkan rumah baru saya tahu kalau saya hamil lagi.dan saya info sama suami kalau saya hamil dia suruh saya gugurkan, tapi saya ga mau gugurkan pak, saya ga berani tanggung dosa besar.perselingkuhan suami di dukung oleh keluarganya,dan info dari tetangga bosnya itu pernah di ajak kerumah mertua saya dan diterima dengan baik,padahal bosnya itu juga punya suami.memang dari awal pernikahan mertua perempuan ga cocok dengan saya,karena gaya hidupnya yang foya2 saya ga suka,dan mertua saya terlalu ikut campur dalam rumah tangga saya.perselingkuhan yang pertama pak ustad saya sudah maafkan.dia juga meninggalkan rumah 1 bulan dan kami sudah rujuk karena demi anak.dan dia janji ga akan mengulangi lagi,ternyata di belakang saya mereka masih menjalin hubungan itu,dan saya laporkan pada bos hrd,awalnya bos hrd perhatian sama saya,tapi pada akhirnya bos hrd nya juga memihak perempuan yang jadi bos admin di kantor.akhirnya suami saya meninggalkan rumah sampai saya hamil 5 bulan ini.dan yang ga saya sangka yang saya dengar dari ucapan suami saya itu dia bilang dia sudah datang ke orang pintar,dan bialang saya ga bisa di kalahkan,maksudnya apa?karena saya saat dan anak saya yg berumur 2 thn sama sakit,saya sudah sering bolak balik dokter tapi sakit tidak kunjung sembuh,ada bapak pemuka agama di kota kami yang mengetahui ada sesuatu yg ga lazim dikirim buat saya sama anak saya, ternyata mereka sudah menyewa dukun berilmu hitam untuk membuat saya dan anak saya menderita.dan dari sms nya suami saya dia sms tidak akan rujuk lagi sama saya,apa saya sudah sah cerai pak ustad.terus bagaimana dengan anak yang masih dalam kandungan?bulan pertama dan kedua dia masih ada jenguk anaknya tapi tidak memberi nafkah saya,cuma memberi uang jajan buat anaknya,utang dan cicilan rumahpun tidak di bayarnya,bulan berikutnya di info anaknya sakitpun tidak di hiraukan,di sms juga ga di balas di telpon 100x pun juga ga di angkat.dan kabar terakhir saya dengar suaminya bosnya itu mengetahui perselingkuhan mereka.dan suami bosnya lagi cari-cari suami saya untuk di bunuhnya.pak mohon petunjuknya?apa yang mesti saya lakukan?bagaimana dengan mertua yang mengijinkan anaknya membawa pulang istri orang kerumahnya,dan mereka bilang mereka sudah tinggal satu kos karena suami perempuan itu di lokasi dan jarang pulang.bagaimana status saya sekarang ya pak ustad.terima kasih ,mohon balasannya.

  58. Pa ustadz saya mau tanya pa. Saya hidup dgn istri saya 10 thn. Dan bulan desember saya pindah kerja dan pindah rumah. 1bln kami pindah hidup terasa enak dan bln ke 2 istri mulai berhenti kerja dan karna anak tdk ada yg nganter skolah. Bln ke 3 istri mulai berubah dan ada temen lamanya hari demi hari temannya pun ngajak jalan dan anak d tinggal. Dan sering kali anak d blng kotor ke anak dan tetangga pun blng ke saya anak bp d tinggal terus pa. Bln ke 4 istri blng ke saya…ayh bunda udh nutup hati…dgn dia memberi jawaban seperti itu ada apa nih. Sekarng istri udh pulng ke rmh orang tua nya. Dan saya pun pulng ke jakarta. Rmh di kontrakan. Mohon d lihat pa ustadz apa kah istri saya ada yg melet dan apa kah iyah masang susuk (linda suhendi binti hendi suhendi) mksh sblmnya pa ustadz

  59. Assaalamualaikum wr.wb.
    Pak Ustad, saya menikah sudah 18 tahun, dan selama itu suami saya tidak memberi nafkah lahir pada keluarga, saya bekerja sebagai PNS, selama menjalin rumah tangga saya sudah mencoba memberi modal untuk usaha namun selalu tidak berhasil.Saat ini suami saya aktif di organisasi kemasyarakatan, ketika saya tanya penghasilannya selalu dia jawab uang nya kecil tapi tidak pernah terus terang berapa pendapatan yang dia terima setiap bulan. Pada tahun 2010 saya sudah mulai tidak tahan dengan kondisi ini. Saya menyampaikannya kepada suami agar dia mau berusaha mencari pekerjaan atau mau bertanggung jawab terhadap keluarga, namun sampai sekarang tahun 2012 suami tidak dapat memenuhi keinginan saya dan anak-anak untuk memberi nafkah. Pertanyaan saya :
    1. Apa yang harus saya lakukan selanjutnya?
    2. Apabila kami berpisah bagaimana dengan harta hasil jerih payah saya?
    3. Kalau sudah berpisah apa hak suami terhadap anak-anak kami?
    4. Apabila suami masih tidak dapat menafkahi anak-anak bagaimana hukumnya?
    5. Salah satu rumah, saya berikan atas nama anak saya, bagaimana statusnya apabila saya sudah berpisah dengan suami?
    Demikian Pak Ustad pertanyaan saya, mohon dibalas melalui email, terima kasih
    wassalamualaikum wr.wb.

  60. AS
    SALAMUALAIKUM WB
    PAK USTAD SY MAU NANYAK, KL NIKAH SIRRI ITU GAK DI SAKSIKAN SAMA KELUARGA SI PEREMPUAN GIMANA HUKUMNYA. TRS APAKAH INI SAH MENURUT ISLAM PAK USTD.

  61. Klo ank cwe lahir di luar nikh sp yg bs mnjadi wali’Ɣ?trima kasih.

    • YA WALI HAKIM ,krn anak yg lahir di luar nikah (anak zina) tidak punya wali.

      • betul tuh hehehe….

  62. bolehkah saya menikahi mantan istri yang sudah saya cerai di pengadilan agmaa dengan talak raj’i

  63. bolehkah saya menikahi mantan istri yang sudah saya cerai di pengadilan agmaa dengan talak raj’i 1

    • YA BEH AJE SESUSAI DGN MAFHUM MOLAFAH AYAT ALLOH BERIKUT INI.فَإِنْ طَلَّقَهَا فَلا تَحِلُّ لَهُ مِنْ بَعْدُ حَتَّى تَنْكِحَ زَوْجًا غَيْرَهُ فَإِنْ طَلَّقَهَا فَلا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا أَنْ يَتَرَاجَعَا إِنْ ظَنَّا أَنْ يُقِيمَا حُدُودَ اللَّهِ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ يُبَيِّنُهَا لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

  64. Assalamu ‘alaikum wr wb, terimakasih ust atas kesempatan yg kami dapatkan, mau nanya bgmn ttg perkawinan kembali ust AA GYM dgn mantan istri pertamanya (teh Nini), krn teh Nini belum sempat menikah dgn org lain lagi (bukan aa gym) sementara AA Gym sendiri sdh menikah, apakah perkawinan kembali dgn teh Nini (ex istri pertama) itu sah? mohon penjelasannya (mohon rujukan dalilnya). Trimakasih wassalamu ‘alaikum wr wb.

  65. ass.wr.wb..ustad ..apakah steril itu d haramkan?kebetulan sy sdh 2x gagal ber kb,anak sy skrang sdh 3(usia 5th,2th,2 bulan).dan apakah meluruskan / rebonding rambut juga haram.trimaksih

  66. Assalamualaikum Pak Ustadz
    Saya menikah dengan duda (cerai dengan anak 1 laki2), kami punya anak 1 perempuan. Waktu menikah, kami membeli 2 rumah (kredit dan belum lunas)dengan nama masing2 dan kendaraan (kredit belum lunas), lalu rumah tsb digabung dan ditempati kami. Semasa hidup suami selalu mengatakan, bahwa rumah tsb (2) untuk saya+anak perempuan saya, sedangkan anak lelakinya mendapat bagian dari hak warisannya dari alm. orangtuanya (ayah). Sekarang suami saya baru meninggal. Suami Alm. masih punya ibu dan adik 4 perempuan, 2 laki-laki. Bagaimana saya harus membagi warisannya?

  67. Ass.Wr.Wb ustad sy mau tanya,suami sy sdh brx2 tdk trhitung saatvmarah mngucapkan ya sudah km g usah hidup sm aku atopn mngucapkan hal semacam itu trhdp saya.apakah itu sdh termasuk talak ustadz?klu sudah termasuk talak apakah kami boleh menikah lagi?

    • Assalamu’aaikum ustadz…sy seorg istri yg sdh menkh slm hmpr 14th.kami mmpunyai 2 putri.namun sdh hampir 6th ini suami sy punya perempuan lain.mereka sdh brhubungan sprt suami istri.sejak berhubungan dengan perempuan itu,sifat suami saya mulai berubah.intinya tidak ada sifat baik yang bertambah.selama dengan perempuan itu sudah tak terhitung suami saya bilang kita bercerai saja atau aku sudah tidak mau hidup sm kamu dan banyak lagi kata2 semacam itu yg di ucapkannya.namun setiap kali habis berkata2 seperti itu kami slalu langsung baikan.pertanyaan sy ustadz: 1.masih halalkah hubungan kami sebagai suami istri?mengingat suami sy sudah terlalu sering mngucapkan kata cerai dan semacamnya 2.bagaimana caranya supaya suaminsaya bisa meninggalkan perempuan itu ustadz?karena suami saya tidak berani meninggalkan perempuan itu dengan alasan merasa berdosa.namun suami saya jg tidak berani menikahi karena perempuan itu juga berhati jahat.mohon jawaban secepatnya ustadz.karena saya benar2 memerlukan jawaban ustadz.supaya saya tidak salah langkah dalam rumah tangga.Wassalam…

  68. Assalamualaikum wr wb
    Pak Ustadz sy mau tanya….sblmnya sy sedikit bercerita. Saya sdh menikah selama 2th,d usia pernikahan sy ini saya merasa suami saya beda. Tdk perhatian dan kurang komunikasi dg sy tdk pernah shalat juga,setiap sy ksh tau slalu sy d marahi. Sampai akhirnya sy pernah tau sms suami sy dg mantan pacarnya dan suami sy jg tdk pulang krn mabuk”an. Dg sikapnya spt itu sy merasakan kesepian. Sampai sy merasakan kalau sy tdk cinta lg sm suami saya. Akhirnya sy membuka perasaan sy pd laki” lain. Sy sdh minta cerai pd suami sy tp dia tdk mau krn dia blng mau merubah sikapnya,tp mslhnya pak sy sdh tdk mencintai dia lg. Sy meminta cerai krn sy tdk mau khufur. Yg sy tanyakan pak ustadz,bgmn caranya sy bisa bercerai dg suami sy?? Apakah bs sy mengajukan cerai dg alasan sy berselingkuh?? Krn sy bngung hrs dg bgmn sy bs bercerai sedangkan dia kekeh tdk mau menceraikan sy. Terima kasih. Wassalam….

  69. Asslmm,pak ustad yang mau saya tanyakkann perlukkah berssiilahturahmi ke keeluarga maantan suaammi yg. Selllamaa inni tidaak. Bertanggung jawaab?

  70. Ass pak ustad…
    Sy ingin cerita sdkt…
    Rumah peninggalan kakek saya di jual dan hsl penjualannya itu di bagi ke anaknya yaitu 1 anak perempuan yaitu ibu saya dan 7 anak laki2…
    Kebetulan ibu saya itu sakit hilang ingatannya dari saya umur 3 tahun,krn sktnya itu bapak sy bercerai dengan ibu saya…kami 3 bersaudara tp kakak sy sdh meninggal dari 7 thn yang lalu,jd skrg tinggal saya dan adik laki2…
    Hasil penjualan rumah itu di bagi rata 8 orang,tp bagian dari mama saya di pegang paman saya krn mama saya tinggal dengannya..
    Tp skrg mama sya sdh meninggal jadi kami mw mengambil sisa uang mama saya tapi tidak di berikan paman saya dengan alasan selama di ceraikan bapak, ibu saya itu di tanggung olehnya..
    yang jadi pertanyaan saya :
    1. Apa kami anaknya tidak berhak mendapatkan bagiannya mama karena alasannya paman tsb???
    tlg di balas secepatnya dan tlg hadisnya jg…
    makasih sblmnya…
    Wassalam

    Tolong di balas di email…

  71. assalamu’alaikum wr.wb.

    Pa ustadz mau tanya :

    1. Perlukah kita melaksanakan amanat orang tua yang meninggal tapi bertentangan dengan akidah yang kita miliki. Contohnya harus ikut Islam versi orang tua.
    2. Orang yang sudah membaca 2 kalimah syahadat dan ia yakin hingga meninggal, apakah ia akan masuk surga?

    Terima kasih atas rajutan qolbunya.

  72. assalamualaikum
    pak ustad saya mau tanya.,,,saya seorang pemuda belum nikah,tapi saya sudah melakukan zina pada pacar saya sebanyak 3 orang. yang 2 sudah putus yang 1 masih ada hubungan. saya menyesal dengan apa yg saya lakuin,saya ingin bertaubat,,tapi apakah tobat saya ditrima sedangkan 2 pacar saya yg putus tidak mau memaafkan saya?? semuanya ingin saya bertanggung jawab tapi ga mungkin saya menikahi 3 orang.
    terima kasih,,mohon penjelasannya.

  73. Assalamu’alaikum ustadz…sy menyambung pertanyaan yg prnh sy krm…jika suami sy sdh brselingkuh dg prm lain dan sudah brhub sprt suami istri itu penyelesaiannya apakahbsuami saya hrs menikah dengan perempuan itu?sementara perempuan itu tidak pernah membawa kebaikan bagi suami saya.sayapun juga tidak mau d madu ustadz.lalu bagaimana caranya supaya masalah ini bisa selesai dengan baik…tolong jawabannya d krm di email saya ustadz.saya benar2 mohon jawaban secepatnya ustadz…wassalam

  74. ass pak ustadz..
    saya mau nanya’..
    saya masih belum mengerti betul tntng prnikhan siri krn dr bbrpa blog yg sy baca di sana bnyak prbedaan pendapat.
    pengertian, hukum, dan syarat dari pernikhan siri itu sendiri apa sich?
    kok ad yg menyebutkan bahwa nikah siri adalah Pernikahan yang tidak di hadiri oleh orang tua kedua belah pihak, atau dari slah satu pihak(pernikahan tanpa wali). dan itu menunjukkan bahwa sah dlam agama islam.
    dan juga ada yang menyebutkan bahwa Pernikahan yang dilakukan secara siri tanpa diketahui oleh pihak wali perempuan, maka pernikahan seperti ini batil dan tidak sah. Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan lain-lain dari Aisyah ra, beliau berkata: Rasulullah SAW bersabda “perempuan manasaja yang dinikahi tanpa izin walinya, maka nikahnya bathil-beliau mengatakannya tiga kali.”

  75. ass ..
    sy mau tnya..
    pngertian, hukum, dan syarat dari pernikahan siri itu apa?
    karena sy msih bngung dgn sbgian blog2 yg ad..
    dsna ada yg mnjelaskan bhwa pernikahan siri adalah pernikahan yang tidak dihadiri orang tua kedua belah pihak atau dari slah satu pihak(pernikahan tanpa wali), dan sy kira it menunjukkan bhwa prnikhan it sah… tetapi ad yg menyebutkan bahwa Pernikahan yang dilakukan secara siri tanpa diketahui oleh pihak wali perempuan, maka pernikahan seperti ini batil dan tidak sah. Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan lain-lain dari Aisyah ra, beliau berkata: Rasulullah SAW bersabda “perempuan manasaja yang dinikahi tanpa izin walinya, maka nikahnya bathil-beliau mengatakannya tiga kali.”
    itu bagaimana pak ustadz?
    sekian, mkasih..
    wassalamualaikum…

  76. Asslm… Pak uztad. Bgaimana solusinya.kami berdua saling menyukai,menyayangi.kami inggin menikah,tpi tidak dibolehkan oleh orang tua dri pihak wnita.alasanya karna bda status,bukan sarjana…bukan orang kaya. Trimakasih pak uztad.

  77. pak uztad saya mau nanya tentang harta warisan..orang tuanya meninggal dan mempunyain seorang anak laki2 saja dari istri yg pertama dan sudah meninggal duluan….tapi ayah yg meninggal punya istri lagi dan mempunyai anak perempuan..bagaimana perghitungannya pak uztad? terima kasih

  78. Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Pak ustadz saya mau tanya :
    seorang nenek mempunyai anak laki-laki, setelah dewasa anak laki-lakinya itu menikah mendapatkan seorang istri hingga mempunyai 1 orang anak laki-laki dan 3 anak perempuan. setelah itu anak dari nenek yang laki-laki itu meninggal dunia, yang ingin saya tanyakan : bagaimanakah menurut Al Qur ‘an dan Hadis, apakah nenek tadi berhak mendapatkan warisan yang ditinggalkan anak laki-lakinya meninggal dunia itu ?

  79. Assalamualaikum
    Pak ustadz, saya mo nanya: ada sepasang suami istri, mereka membuat janji/sumpah . Si suami bersumpah utk tidak mengkhianati istrinya bagaimanapun, sekecil apapun, kapanpun. Si istri bersumpah agar ia tidak meninggalkan suami dalam dalam keadaan apapun, itu adalah kesepakatan dari kedua belah pihak, bukan karena untuk mengekang dalam bersosial atau tidak percaya satu sama lain, namun lebih kepada menjaga diri dan amanah untuk tidak mengkhianati satu sama lain yang apabila dilanggar maka konsekuensinya adalah talak 1, dan syarat-syarat di atas kalimatnya masih bersifat umum.

    Kadang tanpa disangka-sangka kita bertemu dengan orang yang seperti ini dan seperti itu, bertemu dengan lawan jenis, baik tetangga, teman sekolah, teman kerja, lihat lawan jenis di mall, dll. Sehingga yang namanya manusia yang masih normal, biasanya ada saja ketertarikan di hati bila melihat sosok yang lebih dari pasangannya, mengagumi lawan jenisnya dan tidak lebih, tidak berbuat yang macam-macam terhadap apa yang dikaguminya. Contoh lain: kadang-kadang banyak orang yang tidak pede dengan penampilan, sehingga menuntutnya untuk berdandan rapi, bersih dan wangi, supaya orang melihatnya gagah atau anggun dan orang-orang pun jadi mengagumi bahkan naksir kepadanya, namun dia tidak menanggapi orang yang menaksirnya. Yang jadi pertanyaan saya :
    1. apakah bila kekaguman itu terjadi tanpa perbuatan yang menjurus ke arah pengkhianatan apakah jatuh talak 1?
    2. Apakah boleh mencabut sumpah yg telah dibuat bersama supaya tidak terjadi rasa was-was dan mudharat?
    3. Bagaimana hukumnya jika suami atau istri tidak tahu, tidak sadar bahwa yang dilakukannya ternyata dapat menjatuhkan talak?

    Mohon penjelasannya melalui email saya dan terimakasih.

  80. Assalamualaikum Wr. Wb.
    salamat siang pak ustadz saya mau betanya mengenai talaq
    kakak saya mengalami permasalahan pada pernikahannya. suaminya akhir2 ini berubah dan sering marah2. istrinya bahkan pernah mau ditampar dan suaminya sudah bebrapa kali mengatakan bahwa istrinya jangan macam2 nanti aku talaq kau.
    apakah seperti itu sudah termasuk talaq da apakah mereka masih blh berhubungan suami istri???
    selain itu apakah boleh mereka berhubungan jika dr suaminya tidak pernah mengucapkan maaf atw mau rujuk krn masalah yg kemarin??
    bgm hukumya pak ustadz

  81. Ass. Boleh tidak jika konsultasi langsung via hp ato telp.tentang permasalah saya.karena saya tinggal di semarang.
    trims.

  82. Assalamualaikum Wr. Wb.
    saya mao bertanya pak ustadz
    apakah sah bagi seorang istri melayani suami nya apabila suami nya sudah mengeluarkan kata talak lbh dari 3x…dan apakah sah hukum nya seorang istri melayani suami nya..sedangkan suami nya berkata saya akan bayar asal mao tidur sama saya…mohon saran nya

  83. Pak ustad Dr.Rusli….suami saya menghamili seorang gadis dari luar kota yang status ekonominya jauh lebih baik ketimbang ekonomi rumah tangga saya yang trus terang dikejar-kejar hutang.awalnya wanita menuntut suami untuk menceraikan saya,tapi saya dan suami sepakat mempertahankan keutuhan rumah tangga kami.saya merelakan suami saya memenuhi tanggung jawab pada wanita tersebut demi janinnya.tapi wanita itu bersikeras menuntut pernikahan resmi yang terdaftar.kami tetap menolak.saya dengar wanita itu akan mengurus semua pernikahan dengan caranya (ilegal) demi mendapatkan buku nikah.dan dia meminta saya menandatangani perjanjian di atas materai yang isinya “saya tidak akan menuntut apapun (secara hukum) atas pernikahan mereka nantinya”.yang saya mau tanyakan,bagaimana sikap saya apa yang harus dilakukan dan bagaimana status buku nikah ilegal dan perjanjiannya?bagaimana kekuatan status saya sebagai istri yang memiliki buku nikah resmi?mohon jawabanya ustad dan trimakasih.

    Salam,
    Dila

  84. ass … pak ustad.sy sdh 3 th ini menikah siri.sblmny sy seorang janda dgn 2 anak,suami sy meninggal.4 th kmdn sy menikah siri,akhir2 ini kmi sering kali berantem krn mslh wkt.terus terang suami sy jarang skali plg k rmh kmi krn alasan kondisional.istri pertama dah tau dan berontak,kmi pny anak 1.akhirny sy minta pisah krn alasan mengalah,sy kasian jg dgn suami sy yg sll d marahi istri pertama jg sy.apa bnr sdh bnr kemauan sy pisah ini krn suami sy pun tidak mau pisah.suami sy pny keinginan suatu saat kmi berdua bs akur & rukun.mohon sarannya pak ustad … trimakasih

  85. Assalamu ‘alaykum wr wb

    maaf, saya punya teman. dia pacaran. pas pacaran, dia pernah buka2an aurat dan kontak fisik, tapi ga sampe bersetubuh.
    sekarang udah putus. dan sekarang lagi pacaran sama cowo lain. dan udah serius mau nikah, udah tunangan. tapi cowo itu nanya, “kamu pernah buka2an aurat ga sama pacar kamu yg dulu? pernah kontak fisik ga?”
    apakah boleh dia berbohong untuk menutup aibnya itu? dia udah tobat, dan orang bertobat kan seperti orang yg tidak pernah melakukan dosa itu. dan dia dah berusaha menutup aib itu. kalo dibuka, berarti dia ngebuka aib yg udah Allah tutupin dong? dan apakah boleh bersumpah demi Allah bhw dia ga pernah melakukan hal itu? soalnya cowoknya minta dia utk bersumpah demi Allah. Dan akhirnya dia bersumpah demi Allah bhw dia ga pernah seperti itu. mohon jawabannya ya… terimakasih

    wassalamu ‘alaykum wr wb

  86. Assalammu’alaikum ustadz….
    saya mau minta saran sama ustadz,kemaren saya lulus PMDK di UIN syarif hidayatullah jkt pada prodi Tafsir Hadis.Tap sejak tau di UIN jkt ada JIL,saya jadi bingung,mau kuliah disana atau gk?
    saran ust giman?takutnya kan kalau terpengaruh JIL itu..

  87. pak ustad . saya mau tanya ….. saya kerja di tempat kost.dan tinggal di tempat itu juga.dan penghuni nya wanita semua .dan propesinya wanita malam . dan sering di pakai jinah .oleh penghuni nya .apakah gaji yang saya terima halal/haram terus sayang sering solat mlm atao wajib di tempat kost itu .hukum nya bagai mana .Terima kasih

  88. Assalamualaikum.W.R.W.B
    Pak ustat saya mau tanyak pada pak ustat,ketika magrib tiba saya bertengkar pd orang tua saya….lalu beliau memarahi saya.
    lalu saya hilap dan hampir memukul orang tua saya pak ustat, tapi untung nya ada tetangga saya yg memegangi saya sehingga tangan saya tidak sampai untuk memukul nya…………apakah saya berdosa besar pak ustat…..????

  89. Bismillahir rohmanir rohim.
    Assalamuallaikum..Wr.Wb.
    Pak Ustadz..saya mau bertanya…
    seorang nenek mempunyai seorang anak laki-laki, setelah dewasa mendapatkan jodoh seorang istri hingga mempunyai anak 1 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. dan akhirnya anak dari nenek itu meninggal dunia, yang ingin saya tanyakan bagaiman menurut Al Qur’an dan Hadis ? apakah seorang nenek tadi mendapatkan hak waris dari harta yang ditinggalkan anak laki-lakinya itu yang meninggalkan istri, 1 orang anak laki-laki dan 3 orang anak perempuan ?

  90. ass. pa ustad saya mau menanyakan ttg kk ipar pacar saya yg sellu menzalimi saya pa, slma in i saya sdh bersabar slma 2thn saya sllu mengalah dan entah ada apa smw orng sellu menuruti smw omongan dia, dlu saya d bri tahukan sma salah satu keluarganya klo dia memakai susuk pd bibirmya pa ustad, bagaimna carax biar susuk itu ga berguna lagi dan keluarga saya bahagia

  91. apakah setelah nikah siri boleh menikah dengan sah , dengan surat-surat yang sah ???

  92. Ass. pa ustad, ayah kami meninggal 1993 meninggalkan seorang istri dan 2 anak laki dan 2 anak perempuan, pada tahun 2010 anak laki paling kecil meninggal dunia meninggalkan seorang istri dan 1 anak laki. kami sepakat mau menjual harta warisan Rp,.1,1M, akan tetapi ibu kami ingin membagikan harta warisan sbb:
    - 50% jatah ibu di karenakan pada saat membeli rumah tersebut, ibu ada menyumbang beberapa nilai
    - 50% lagi dibagi : 1/8 ibu, 4/6 untuk bagian anak laki dan cucu dari anak laki yg meninggal, 2/6 untuk kedua anak perempuan.
    untuk itu ibu menyuruh kami menanyakan hal tersebut diatas apakah sudah sesuai atau bagaimanakah cara perhitungan yg sebenarnya pa ustad

  93. pak ustadz, salah satu perempuan penduduk saya kemarin melakukan pernikahan siri, semua syarat dan rukun nikah terpenuhi tapi setelah melakukan akad nikah, sang suami ketahuan kejelekannya, ternyata sang suami menjadikan nikah siri sebagai modus utk melakukan penipuan, sudah empat perempuan yg menjadi korban, setelah hbs harta sang istri, sang suami meninggalkan/mencampakkan, sekarang sang suami sudah meninggalkan desa saya dan pihak keluarga sang istri sudah menyadarinya dan tidak mau menantunya kembali lagi pada anaknya. yang menjadi pertanyaan, apakah pernikahan siri tersebut sah? kl sah, bagaimana caranya sang istri bisa tertalak sang suami sedangkan sang suami tidak mau menalak istrinya? mohon jwabanya. terima kasih

  94. Ass,ustadz..
    Saya ibu dua putri balita dan bayi. Selama 3 bln suami kepergok suka bonjeng teman kerja wanitanya,bahkan sms dan telp. Suami juga sudah tidak menyentuh saya selama 5 bulan. Saya marah merasa dikhianati dan terucap kata kasar thd suami. Saya sudah minta maaf tapi suami mengatakan sudah tidak bisa dgn saya lagi. Sampai akhirnya suami pergi dari rumah dan tak ada kabar selama 3 minggu. Yang saya tau hanya tempat kerja suami tapi saya tidak mau datang krn takut dgn kedatangan saya ditempat kerja malah akan memperkeruh keadaan. Sempat tercetus suami akan mengajukan gugatan. 3 minggu ini saya hanya diam dan berdoa agar diberi jalan yg terbaik. Tapi apakah dengan diam masalah akan bisa selesai ? Apa yang harus saya lakukan ? Terima kasih.

  95. Assalamu’alaikum wr wb. Bpk Ustadz,

    Saya seorang suami, pernikahan saya sudah berumur 5 tahun dan dikaruniai dua orang anak. Beberapa waktu yang lalu terjadi pertengkaran antara saya dan istri saya, dalam pertengkaran tersebut jatuh talak untuk pertama kalinya. Sebelum pertengkaran tersebut pertengkaran-pertengkaran kecil pernah terjadi akan tetapi tidak sampai jatuh talak. Setelah beberapa waktu dari saat pertengkaran tersebut ( masih dalam masa iddah ) saya sudah melakukan instropeksi dan kemudian saya memutuskan untuk merujuk istri saya, bahkan sudah dikuatkan dengan putusan pengadilan, karena sempat ke Pengadilan Negeri Agama. Namun istri saya keberatan dengan keputusan tersebut, dan tetap minta untuk berpisah bahkan sempat bilang kalau dia mau mengurus perceraian sendiri. Sampai saat ini saya tidak bisa tinggal satu rumah lagi ( saat ini saya tinggal di rumah orang tua saya ), dan istri saya tinggal di rumah orang tua nya, Sebelumnya saya memang tinggal serumah dengan mertua saya. Selama ini saya masih memberikan nafkah (uang) untuk anak istri saya. Akan tetapi sikap istri tetap dingin, untuk bertemu saja tidak mau, padahal saya setiap hari antar jemput sekolah anak saya di rumah istri saya ( anak-anak saat ini ikut umi nya ), yang seharusnya moment itu bisa dipergunakan untuk mengakrabkan kembali hubungan kami. Saya pun sudah berusaha menasehati lewat sms ( Karena setiap saya telpon nggak diangkat ), akhir-akhir ini sms saya nggak pernah dibalas, dan dia sms yg isi nya jangan ganggu-ganggu, jangan hubungi saya kecuali masalah anak. Saya sudah berusaha menemui keluarga nya, dan pendapat dia lebih baik berpisah saja. Dan saya sudah meminta seseorang yang disegani di keluarga nya ( Ustadz ) sebagai moderator, akan tetapi belum berhasil.

    NB :
    - Ada intervensi dari keluarga istri saya yang berlebihan terhadap masalah ini.

    - Sebelum pertengkaran besar yang sampai jatuh talak tersebut ( ucapan talak saya spontanitas), saya sudah menasehati istri saya karena saya khawatir akan nusyuz nya ( istri saya ajak diskusi untuk menyelesaikan masalah tidak mau )

    - Yang paling menyakitkan hati saya ucapan istri saya ketika usaha saya bangkrut ( dia bilang selama jadi istri saya tidak pernah diberi uang dan dibelikan pakaian cuma dua kali ). Itu dia ucapkan di depan keluarga saya dan yang kedua di ucapkan di depan mitra kerja saya. Dan dia mengingkari ucapan nya tersebut. Setelah dia mengakui, dia menganggap masalah itu sebagai masalah kecil.

    Pertanyaan :
    1. Bagaimana status rumah tangga saya saat ini? Dari waktu pertama saya merujuk hingga sekarang sudah berjalan +/- 3 bulan.

    2. Bagaimana sikap istri saya tersebut menurut hukum agama ?

    3. Apa yang harus saya lakukan saat ini dengan sikap istri saya tersebut ?

    4. Bagaimana kalau saya menuntut hak-hak saya sebagai suami ?

    Saya masih berharap rumah tangga saya bersatu kembali karena saya khawatir anak-anak saya akan terlantar kalau benar-benar terjadi perceraian. Semoga Bapak ustadz berkenan segera memberikan jawaban atas permasalahan saya.
    Jazzakumullahu khoiron khatsiro.

    Wassalamu’alaikum wr wb.

  96. asslkm

  97. asslkm ustad,
    sy mw nax sy sudah nikah siri hmpir setahun, tp sy masih bingung apakah nikah siri sy sah apa tidak,
    sy dan pacar sy nikah siri tanpa sepengetahuan dari orang tua pihak wanita, sedangkan dari pihak keluarga saya sendiri tau.
    kami menikah dengan wali hakim, ada saksi 4 dari keluarga saya tp dr keluarga wanita tidak ada, ada ijab kobul…

    menurut ustad nikah kami sah apa tidak menurut islam..

  98. asslkm ustad,
    sya mau tanya jika seorang suami berkata “aku tidak pernah berniat menceraikan mu kecuali kamu mengiinginkannya dan kamu macam-macam” apakah merupakan tallak muallaq?
    dari awl suaminya mengatakan kalimat itu si istri mengartikan kata “macam-macam” itu dalam kontek berselingkuh. jadi si istri menganggab hanya berselingkuh yang akan menjatuhkan talak.sampai pd suatu hari istri membuka fb mantan kekasihnya kemudian suaminya marah. tiba-tiba si istri teringat dg kata2 suaminya itu,dan dia mulai meragukan keyakinannya mengenai pengertiannya tentang kata macam2 yg digunakan suaminya. kemudian dia menanyakan kepada suaminya kata macam2 yg digunakanya termasuk dalam konteks apa,suaminya bilang dia sudah lupa kalau pernah berkata seperti itu karena memang sudah 1 thn berlalu. jika kondisinya seperti ini apakah yang harus dilakukan ustad? apakah kalimat itu masih berlaku sbg talak muallaq? istri nya sudah mencoba mengingat2 apakah dulu suaminya oernah menjelaskan kata macam2 itu dalam konteks apa atau tidak,tapi tetap saja ia lupa yamg pasti dari awal sampai sekarang si istri menganggab kata itu dalam konteks berselingkuh. alasan si istri menganggab nya dalam kontek perselingkuhan seinggat nya dulu beberapa hari sebelum suaminya berkata seperti itu si istri pernah mengaku tentang kesalahannya sebelum menikah pernah berciuman dg org lain dan suaminya sangat marah sekali hal inilah yang sekarang menjadi rujukannya mengartikan kalimat macam2 yg digunakan suaminya.apakah boleh begitu ustad? terima kasih ustad.mohon jawabannya

  99. Assalmualaikum. Wr.wb
    Ustadz saya ingin bertanya. Saya seorang wanita. Sebelumnya saya pernah berzina dgn mantan kekasih saya. Yg mau saya tanyakan.
    Bolehkah saya berdoa kepada Allah untuk menyatukan saya dgn dia sang mantan ? Saya ingin sekali pak ustadz untuk bisa kembali kejalan Allah meraih kembali ridho Allah bersama dirinya sebagai suami saya. Saya ingin menghalalkan hubungan yg dulu pernah tdk halal. Saya ingin sekali ustadz bisa menebus dosa yg telah kami lakukan bersama. Setiap hari saya selalu memohon pd Allah agar kami berdua dipersatukan dalam ikatan pernikahan. Setiap hari pun saya memohon agar saya dan dia bisa diampuni dosa2 kami. Ustadz salahkah doa saya ? saya hanya ingin meraih kembali ridho Allah bersama dirinya sebagai suami saya.
    Tolong dijawab pak ustadz.
    Wassalam. Wr.wb

  100. Assalamu`alaikum,,,
    Pak ustad saya seorang mahasiswi,,saya mau bertanya mengenai pernikahan sirri,,,saya ingin menikah sirri dengan pacar saya karena saya ingin hubungan yang halal, tetapi saya tidak ingin keluarga saya mengetahui pernikahan sirri ini. saya tidak tahu harus pergi kemana, tidak mengetahui seseorang atau ustad mana yang bisa menikahkan saya dengan pacar saya. bagaimana menurut ustad sendiri?
    jika saya menghendaki untuk merahasiakannya kepada keluarga bagaimana dengan wali yang akan menjadi wali saya? apakah boleh kalau bukan dari anggota keluarga ustad?
    lalu, jika saya sudah menikah sirri dan kemudian saya ingin menikah di KAU (yang sah) apakah boleh melakukan akan 2 kali?
    saya mengharap balasan dari ustad karena saya membutuhkan jawaban dan masukan dari ustad, saya hanya menginginkan sesuatu hubungan yang halal ustad,,,, sukron katsiron,,,
    Wassalamu`alaikum,,,,,

  101. aslm.
    ustadz.saya mau menanyakan…jika saya ingin melamar seorang akhwat untuk melakukan pertunangan terlebih dahulu,apakah saya boleh menikahinya 4-5 tahun lagi? karena saya harus mempersiapkan semuanya sedangkan saya tidak ingin dia dikhitbah oleh orang lain karena perempuan itu sesuai dengan yang saya tunggu-tunggu dan saya harapkan karena akhlaknya, ibdahnya dan agamanya.
    mohon penjelasannya.
    terima kasih.
    wsl

  102. assalamualaikum ustadz…
    saya mau bertanya, saat ini saya hamil 8bulan, saya mengetahui suami saya berselingkuh dwngan bperempuan lain, sejak saat itu kami sering bertengkar biarpun kalau sedang baik rasanya seperti tidak ada masalah diantara kami. Kemarin kami bertengkar lagi, dan suami saya mengatakan, “kemasi barang-barangmu, aku talak kamu, aku antar kerumah orang tuamu” apakah itu sudah berarti dia menceraikan saya?setelah itu kami baik lagi dan kami berkumpul sebagai suami istri, apakah itu berarti kami berzina?
    mohon pencerahan…
    terimakasih…wassalamualaikum!

  103. assalammualaikum ustaz…
    suami saya ada lafazkan “lebih baik kita bercerai”..setelah ditanya kembali, suami bersumpah dengan nama Allah maka tidak punya niat untuk bercerai kerna terlalu marah..Terus apakah hukumnya ustaz

  104. Assalamu alaikum wr-wb pak ustadz, saya seorang suami yg menikah dngan istri saya 15 thn lalu. Karna tekanan ekonomi dan kuatnya pengaruh mertua,sehingga kmi sering cekcok.dan telah dua kali cerai dan sekarang telah rujuk lagi. Yang jadi masalah saya saat ini, setelah saya rujuk istri saya, dua hari kemudian saya baru tau,kalau slama masa iddah itu dia telah melakukan dosa besar dengan beberapa kali melakukan zina. Pertanyaan saya, bagai mana menyikapi masalah saya ini,sedangkan untuk bercerai saya kasihan dengan anak2. Mhon tanggapan dari bapak pengasuh, terima kasih.

  105. Ass.Wr.Wb,
    Pak Ustad,
    Dalam keluarga, saya adalah anak laki – laki dari 6 bersaudara ( 3 laki-laki dan 3 perempuan ). Saat ini Bapak kandung saya telah meninggal ( 1996 ) dan Ibu kandung masih hidup. Orangtua saya memiliki sejumlah warisan. Warisan tsb mau dijual dan hasil penjualannya akan dibagi sama rata oleh ibu saya kepada 6 orang anaknya dan termasuk juga ibu saya dapat bagian yg sama. Pembagian ini juga telah disepakati bersama oleh ke enam anak-anak nya.

    Pertanyaan : Apakah pembagian yg dilakukan ibu saya tsb dengan kesepakatan keenam anak nya sudah sah di mata Allah ?

  106. Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
    Pak ustadz,, saya adalah seorang pemuda umur 23 tahun. sekarang saya bekerja sebagai karyawan disekolah swasta yang penghasilanya tidaklah seberapa, namun begitu jika dibandingkan dengan biaya hidup dilingkungan saya yang rendah, saya insyaAlloh bisa mencukupi kebutuhan keluarga saya jika kelak saya menikah. saya tipe orang yang takut jika sampai dibutakan dengan harta, oleh karena itu saya sengaja bekerja disekolah swasta, toh bekerja disini saya merasa sangat bahagia, karena merasa byk manfaat dan ladang ibadah di sini…

    selama 2 tahun belakangan ini saya merasa gejolak hati untuk segera menikah begitu menggebu. mungkin karena di sekolah, guru/karyawan lainnya yang seringkali membahas masalah keluarganya terdengar begitu indahnya akhirnya saya menjadi tergugah niat hati untuk segera menikah.

    kebetulan saya bertemu dan sudah lama saling menaruh hati dengan seorang gadis yang tahun ini baru saja lulus dari SMA (umurnya 18 tahun). insya Alloh dia solihah dan sangat mengerti dengan saya. yang jadi permasalahan adalah dia masih banyak keraguan, bukan karena ragu terhadap diri saya, melainkan karena banyaknya pendapat dari keluarganya yg menginginkan si dia untuk melanjutkan kuliyah, padahal dia merasa tidak mantap hati untuk kuliyah karena alasan fikirannya belum siap jika melanjutkan study dan dia lebih menginginkan untuk bekerja karena ingin menabung buat pernikahan kami.

    awalnya kami berencana menikah 5 tahun lagi, tetapi semakin kesini rencana kami semakin ingin mempercepat hingga rencananya 2 tahun lagi bahkan tahun depan. namun yang jadi kendala dia menjadi serba salah dengan berbagai pilihan dari keluarganya terutama kedua orangtuanya, walaupun mereka menyerahkan keputusanya pada dia tetapi dia masih merasa takut ini itu dan ragu-ragu jika sampai-sampai keputusanya segera menikah akan malah mengecewakan orangtuanya.
    Sebaiknya, bagaimanakah saya dalam menyikapi hal ini?sedangkan saya sendiri merasa semakin hari semakin takut tidak bisa menahan nafsu saya..

    dan terimakasih atas jawabannya…
    wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  107. Selamat malam ,,, ! Asalamualaikum salam sejahtera
    Saya ingin sdkit sharing … Saya adalah pemuda dari jawa . Saya ingin sedikit bertanya dan ingin meminta banyak jawaban
    Saya merasa orang yang normal bahkan di beri sebuah kelebihan yang saya rasa lebih sekali dari tuhan
    Akan tetapi dalam hati saya , saya merasa sama dengan orang gila bahkan lebih mendingan orang gila dari pada saya
    Yg pertama saya ini yakin Laa IllahaIlallah tapi tak jarang apa kewajiban yang saya lakukan saya tinggalkan ?

  108. Assalammu ‘alaikum pak ustad..
    Saya seorg istri skaligus ibu seorg anak brusia 1 thn. Saat ini rmh tangga saya di ambang khancuran hanya krn prsoaln spele. Suami saya mnta cerai dr saya krn saya tdk brsedia tinggal di rmh brsama mama & kponaknny (Slama ini kami tinggal jauh dr kluarga suami namun krn suatu hal rmh yg kami tempati pun hrs trjual & saat ini suami sedang bkerja di luar kota). Saya uda brupaya utk mmpertahankn rmh tangga kami dgn mmberi masukan utk mnyewa rmh. Tp suami bersikeras utk ttp mngikuti keinginan ortunya.

    Pertanyaan saya pak ustad:
    1. Apakah ucapan suami kpd saya via telp (tele conference) itu uda bs dibilang talak? Krn ucapn suami “ma, saya uda gk tahan hdp dgn istri saya. Saya ingin pisah dari dia” dan mamany blg “nanti tnggu kamu plg klo kamu mmg mau ucapkan, ucapkan lah”
    2. Apakah msh ada kmungkinan utk kami rujuk lg, mngingat ucapan2 mertua yg sangat amat mnyakitkan & mngingat suami yg slalu mngikuti smua kmauan ibunya.

    Pak ustad, jujur saya katakn saya msh ingin kluarga saya utuh mngingat anak saya yg msh kecil n msh mmerlukan kasih sayang dr kedua org tuanya…
    Apa yg hrs saya lakukan pak ustad….???
    Mhon pnjelasannya….

  109. aslkm.wr.wb. Afwan ustadz salamnya sy singkat bkn mksd apa2 hny ikut anjuran utk singkat. Sy suami (29th) tggl di Jawa, sy mpy istri dan anak 1 (4th) dan (7bln dlm kandungan). Sy tahu sedikit tentang poligami, namun blm spnuhnya paham. Sy mpy keinginan utk menikah lagi dgn wanita muslim di pulau seberang, namun istri sy (sepengetahuan saya tidak bisa menerima klu sy menikah lagi krn mnrt dia sy belum bisa adil). Jika saya pergi ke pulau seberang dan menikah tanpa ijin istri dan tidak memberitahukannya sampai waktu tertentu termasuk kepada istri maupun calon istri kedua (calon saya tidak tahu kalau saya sudah beristri). Bagaimana perbuatan saya ini Ustadz. mohon penjelasannya. Jazakallahu khoiron katsiron.
    wslkm.wr.wb.
    (hamba ALLAH di Jawa)

    • apakah anak dari saudara laki-laki ayah boleh kita nikahi?

    • “Maka berkahwinlah dengan sesiapa yang kamu ber-kenan dari perempuan-perempuan (lain): dua, tiga atau empat.” (Al-Qur’an, Surah an-Nisak ayat 3)

      “Kemudian jika kamu bimbang tidak dapat berlaku adil (di antara isteri-isteri kamu), maka (kahwinlah dengan) seorang sahaja, atau (pakailah) hamba-hamba perempuan yang kaumiliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat (untuk mencegah) supaya kamu tidak melakukan kezaliman.” (Al-Qur’an, Surah an-Nisak ayat 3)

      nah !!! siapa yang bisa adil ?? di dunia ini
      apasih definisi adil itu ??

      1. Beli rumah untuk yg tua yang muda juga harus lo beliin rumah
      2. Beli sepatu yg tua yang muda juga lo beliin

      hehehe kayaknya gampang yah !!! itu hanya materi aja

      batin gimana !!!!

      apakah saat anda berhubungan intim anda memberikan kepuasan yang sama ? dengan yang tua !!! pasti enggak

      biar gimanapun yang muda lebih energik dan lebih dari pada yang tua !!! jadi jangan anda menikah lebih dari satu !! karena pada hakekatnya adil hanya milik Allah SWT

      Ayat ini turun merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT terhadap hambanya ! Allah SWT menurunkan Larangan yang terselubung bagi Hambanya !!

      Semua orang bilang rASUlulah Bininya banyak Hadist tuh !!!!!

      pernahkah anda tau nabi menikah lagi pada saat beliau sudah menduda karena meniggalnya Istri Beliau yang pertama!!

      dan yang di nikahi Nabi adalah Janda janda tua yang hidupnya susah !!!

      walaupun ada yang masih belia tapi pada saat itu pernikahan nabi di karenakan suatu alasan kuat untuk melindungi bukan menghaki

      SITI KHADIJAH

      Nabi mengawini Khadijah ketika Nabi masih berumur 25 tahun, sedangkan Khadijah sudah berumur 40 tahun. Khadijah sebelumnya sudah menikah 2 kali sebelum menikah dengan Nabi SAW.

      Suami pertama Khadijah adalah Aby Haleh Al Tamimy dan suami keduanya adalah Oteaq Almakzomy, keduanya sudah meninggal sehingga menyebabkan Khadijah menjadi janda. Lima belas tahun setelah menikah dengan Khadijah, Nabi Muhammad SAW pun diangkat menjadi Nabi, yaitu pada umur 40 tahun. Khadijah meninggal pada tahun 621 A.D, dimana tahun itu bertepatan dengan Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW ke Surga. Nabi SAW sangatlah mencintai Khadijah. Sehingga hanya setelah sepeninggalnya Khadijah lah Nabi SAW baru mau menikahi wanita lain.

      SAWDA BINTI ZAM’A

      Suami pertamanya adalah Al Sakran Ibn Omro Ibn Abed Shamz, yang meninggal beberapa hari setelah kembali dari Ethiophia. Umur Sawda Bint Zam’a sudah 65 tahun, tua, miskin dan tidak ada yang mengurusinya. Inilah sebabnya kenapa Nabi SAW menikahinya.

      AISHA SIDDIQA

      Seorang perempuan bernama Kholeah Bint Hakeem menyarankan agar Nabi SAW mengawini Aisha, putri dari Aby Bakrs, dengan tujuan agar mendekatkan hubungan dengan keluarga Aby Bakr.

      Waktu itu Aishah sudah bertunangan dengan Jober Ibn Al Moteam Ibn Oday, yang pada saat itu adalah seorang Non-Muslim. Orang-orang di Makkah tidaklah keberatan dengan perkawinan Aishah, karena walaupun masih muda, tapi sudah cukup dewasa untuk mengerti tentang tanggung jawab didalam sebuah perkawinan.

      Nabi Muhammad SAW bertunangan dulu selama 2 tahun dengan Aishah sebelum kemudian mengawininya.

      Dan bapaknya Aishah, Abu Bakr pun kemudian menjadi khalifah pertama setelah Nabi SAW meninggal.

      . HAFSAH BINTI UMAR

      Hafsah adalah putri dari Umar, khalifah ke dua. Pada mulanya, Umar meminta Usman mengawini anaknya, Hafsah. Tapi Usman menolak karena istrinya baru saja meninggal dan dia belum mau kawin lagi.

      Umar pun pergi menemui Abu Bakar yang juga menolak untuk mengawini Hafsah. Akhirnya Umar pun mengadu kepada nabi bahwa Usman dan Abu Bakar tidak mau menikahi anaknya.

      Nabi SAW pun berkata pada Umar bahwa anaknya akan menikah demikian juga Usman akan menikah lagi.

      Akhirnya, Usman mengawini putri Nabi SAW yiatu Umi Kaltsum, dan Hafsah sendiri menikah dengan Nabi SAW.

      Hal ini membuat Usman dan Umar gembira.

      ZAINAB BINTI KHUZAYMA

      Suaminya meninggal pada perang UHUD, meninggalkan dia yang miskin dengan beberapa orang anak. Dia sudah tua ketika nabi SAW mengawininya. Dia meninggal 3 bulan setelah perkawinan yaitu pada tahun 625 A.D.

      SALAMA BINTI UMAYYA

      Suaminya, Abud Allah Abud Al Assad Ibn Al Mogherab, meninggal dunia, sehingga meninggalkan dia dan anak-anaknya dalam keadaan miskin.

      Dia saat itu berumur 65 tahun. Abu Bakar dan beberapa sahabat lainnya meminta dia mengawini nya, tapi karena sangat cintanya dia pada suaminya, dia menolak.

      Baru setelah Nabi Muhammad SAW mengawininya dan merawat anak-anaknya, dia bersedia.

      ZAYNAB BINTI JAHSH

      Dia adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah binti Abdul Muthalib. Pada awalnya Nabi Muhammad SAW sudah mengatur agar Zaynab mengawini Zayed Ibn Hereathah Al Kalby.

      Tapi perkawinan ini kandas tidak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37).

      ALJUAYRIYA BINTI HARITH

      Suami pertamanya adalah Masafeah Ibn Safuan.

      Nabi Muhammad SAW menghendaki agar kelompok dari Juayreah (Bani Al Mostalaq) masuk Islam. Juayreah menjadi tahanan ketika Islam menang pada perang Al-Mustalaq (Battle of Al-Mustalaq) .

      Bapak Juayreyah datang pada Nabi SAW dan memberikan uang sebagai penebus anaknya, Juayreyah. Nabi SAW pun meminta sang Bapak agar membiarkan Juayreayah untuk memilih.
      Ketika diberi hak untuk memilih, Juayreyah menyatakan ingin masuk islam dan menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang terakhir. Akhirnya Nabi pun mengawininya, dan Bani Almustalaq pun masuk islam.

      SAFIYYA BINTI HUYAYY

      Dia adalah dari kelompok Jahudi Bani Nadir.

      Dia sudah menikah dua kali sebelumnya, dan kemudian menikahi Nabi SAW.
      Cerita nya cukup menarik, mungkin Insya Allah akan disampaikan terpisah.

      10. UMMU HABIBA BINTI SUFYAN

      Suami pertamanya adalah Aubed Allah Jahish.
      Dia adalah anak dari Bibi Rasulullah SAW. Aubed Allah meninggak di Ethiopia. Raja Ethiopia pun mengatur perkawinan dengan Nabi SAW. Dia sebenarnya menikah dengan nabi SAW pada 1 AH, tapi baru pada 7 A.H pindah dan tinggal bersama Nabi SAW di Madina, ketika nabi 60 tahun dan dia 35 tahun.

      11. MAYMUNA BINTI AL HARITH

      Suami pertamanya adalah Abu Rahma Ibn Abed Alzey.

      Dia masih berumur 36 tahun ketika menikah dengan Nabi Muhammad SAW yang sudah 60 tahun.

      Ketika Nabi SAW membuka Makkah di tahun 630 A.D, dia datang menemui Nabi SAW, masuk Islam dan meminta agar Rasullullah mengawininya.

      Akibatnya, banyaklah orang Makkah merasa terdorong untuk merima Islam dan nabi SAW.

      12. MARIA AL QABTIYYA

      Dia awalnya adalah orang yang membantu menangani permasalahan dirumah Rasullullah yang dikirim oleh Raja Mesir. Dia sempat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim. Ibrahim akhirnya meninggal pada umur 18 bulan. Tiga tahun setelah menikah, Nabi SAW meninggal dunia, dan Maria akhirnya meninggal 5 tahun kemudian, tahun 16 A.H. Waktu itu, Umar bin Khatab yang menjadi Iman sholat Jenazahnya, dan kemudian dimakamkan di Al-Baqi.

      Kalau sudah tahu begini dan kalau memang dikatakan mau mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW, kira-kira masih minat dan berani nggak ya kaum Adam untuk ber-istri lebih dari 1 ?

      (sumber: anwary-islam. com)

      nah !!!! apakah anda menikah dengan alasan alasan sepeti diatas kalau iya silahkan !!! kalo tidak jangan !!!! siksa Allah lebih pedih !!!

  110. APAKAH TELAH JATUH TALAK SAYA??

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Pak Ustadz, saya ingin bertanya.. saat bertengkar, suami saya mengirimkan sms kepada orang tua saya dengan isi sbb : ” pak, mohon maaf sebelumnya, runi (panggilan saya) suruh cari suami yang lain saja, saya sudah tidak cocok..”

    apakah telah jatuh talak saya..??

    terima kasih sebelumnya..

    Wassalamualaikum Wr. Wb

  111. Assalamualaikum Wr. Wb.
    pak ustad, kami berniat utk menikah siri, tapi tidak tau dmana
    apa bapak bisa memberikan info
    terima kasih sebelumnya
    Wassalamualaikum Wr. Wb

  112. Assalamualaikum wr.wb
    pa ustad, sya mau nasihat dri bpa.. sya sdh menjalin hungan selma 2,5 thn.. tpi tiba ortu cewek saya tidak setuju dengan berbagai alasan yg menuju kearah sirik, sya bingung apa yg hrs sya lkukan, bahkan sya sekarng berniat mau nikah siri, apakah wali nasab bisa digantikan dgn wali hakim.. ??terima kasih pa ustad

  113. Assalamualaikum Wr.Wb
    Pak Ustad,istri saya sudah meninggal baru 2 bulan yang lalu saya dikaruniai 3 orang puteri, saya hidup diperantauan jauh dari saudara saya,saya berada dilingkungan pihak keluarga almarhumah.pertanyaannya
    apakah saya masih bersaudara dng mereka …..tapi ..mereka ko agak lain ya pak ustad
    terimakasih

  114. Asalamualaikum…pak ustad saya seorang kepala rumah tangga…saya dan istri kerja…pekerjaan rumah 75% pekerjaan rumah suami (saya) yg ngejakan…dan alhamdulilah saya senang melakukannya…yg ingin saya tanyakan bagaimana caranya menghadapi istri yg sombong….dn buruk hati…yg sll ngelawan dngan suami bila diajak melakukan kebaikan…

  115. Assalamualaikum Ustaz..
    Sy t’bace 1 artkel yg dtulis bgini
    “Bila kita bersalam dengan seseorang tu jangan kita rapatkan tangan dia ke dahi kita..dahi kita digunakan hanya untuk menyembah ALLAH bila tengah sujud semasa solat..jadi rapatkanlah tangan orang itu di hidung.”

    BETUL/SALAH?? BOLEH USTAZ TERANGKAN??

  116. Assalamu’alaikum. Pak Ustadz. Saya pernah berzina dengan kekasih saya,saat saya ingin menikah dengan kekasih saya,kami terhalang restu dari orang tua. Apa yang sebaiknya saya lakukan ustadz?

  117. ,assalamu’alaikum pak ustadz.,
    saya mau tanya, saya pakai tindik di bibir tapi di samping itu saya juga melakukan sholat dan puasa., yang saya tanyakan apa hukumnya orang bertindik tapi sholat dan juga puasa? makasih sebelumnya.,

    wassalamu’alaikum

  118. assalamualaikum pak ustadz,

    saya sudah terlebih dahulu menjalin hubungan dengan istri saya selama kurang lebih 4 tahun, hingga akhirnya kami memutuskan untuk menikah 3 tahun yang lalu. walaupun saya mempunyai sifat yang agak cuek, saya anggap pernikahan kami bahagia dan baik-baik saja, hingga akhirnya saya mengetahui ternyata istri saya telah berselingkuh dengan rekan kerja non-muslimnya, sejak 6 bulan kami menikah, dengan alasan walaupun sayang, tapi tidak bisa mencintai saya, dan pria tersebut dapat memberikan perhatian yang diinginkan istri saya. hal tersebut diperparah setelah saya ketahui bahwa anak kami ternyata adalah anak dari pria selingkuhannya.

    saya sangat mencintai istri dan anak saya, hingga akhirnya memutuskan untuk memaafkan istri saya, dan istri saya berjanji untuk berusaha memulai kehidupan pernikahan dari awal lagi. istri saya meminta waktu untuk melupakan selingkuhannya, dan menumbuhkan kembali cintanya pada saya. saya berusaha untuk sabar menunggu, dan bersikap seperti normal. namun demikian, di belakang saya, hubungan mereka berdua terus terjalin dengan alasan pria tersebut tidak mau memutus tali silaturahmi sebagai ayah kandung anak kami. sikapnya pun sudah berubah, tidak seperti dulu, karena tidak ingin membohongi dirinya sendiri bahwa dia sudah tidak mencintai saya lagi.

    tidak lama setelah terbongkar perselingkuhan, istri saya hamil yang kedua kalinya. dan kali ini juga dia tidak yakin ayah dari janin tersebut. namun melihat dari usia janin, besar kemungkinan itu adalah anak selingkuhannya.

    yang menjadi pertanyaan saya:
    1. menurut islam, salahkah saya ingin berusaha mempertahankan keutuhan rumah tangga walaupun dengan keadaan seperti ini? karena saya percaya bahwa apapun cobaan yang menghadang, asalkan kita bisa sabar, maka pernikahan tersebut akan diridhoi oleh allah?
    2. menurut islam, dengan mempertahankan keutuhan rumah tangga saya, apakah termasuk ke dalam tindakan menghalangi jodoh istri saya (selingkuhannya)? karena dia mengakui mencintai selingkuhannya, namun tidak mungkin, karena perbedaan keyakinan
    3. menurut islam, salahkah saya membatasi pertemuan selingkuhan dengan anak kami, karena saya khawatir rasa cinta akan terus tumbuh antara istri saya dan selingkuhannya.
    4. mohon saran terbaik apa yang harus saya lakukan menurut islam, apakah kami harus bercerai atau bersabar dan berusaha mempertahankan rumah tangga kami, karena saya tetap melihat peluang dan percaya istri saya akan bertobat.

    atas masukannya, saya ucapkan terimakasih.

    wasalamualaikum

  119. Assalamualaikum,

    Saya ingin kepastian tentang hukum … unngkapan “mama dan papa NAK BERCERAI yg d suarakan suami d depan anak dan juga isteri . Semana ada ucapan ini sudah jatuh talak/ tidak …

  120. aslm. pk ustatd,sya mau tnya bgmna kta mnnggapi orng2 yg jahat kepda kta,krena dia klo di dpn saya baik,tp klo di blkng sya dia jahat.

  121. ass..pa ustad..sya mau tnya…siistri sdng mngandung 2 blan..dan mpunyai mslah pndrahan dn bsa mngakibatkan keguguran apabila brhubungan bdan dgn suami..dokter mnyarankan agar tdk brhubungan suami istri smpai kndungan brusia 5 blan..si istri ini ingin mngguggat cerai suaminya krna bgitu bnyak mslah dlm RT nya dn juga tdk mncintai suaminya lgi..apakah bleh brcerai smntara si istri sdg mngndung anak suamix..dan siistri tdk mampu lgi mlyani suaminya dgn baik,,sebaiknya harus bgaimana pa ustad? trmksih sblmnya wassalamu,alaikum wr wb

  122. siang pak ustad,saya mau tanya???
    beberapa hari ini saya bertengkar sama suami hny gara2 sepele yaitu ” saya ingin buka puasa brg org tua dirmh”tetapi suami saya ga mau dengan ngmg yg menyinggung perasaan saya,dan akhir nya saya berangkat sendiri ke rumah org tua saya,setelah buka puasa saya tlp dia suruh jemput ke rmh org tua tetapi dia lama n ogah2an.ydh akhir nya saya pulang lagi kerumah dan membungkus smw baju2 milik saya n kabur ke rumah org tua,tetapi suami saya marah n berbicara “klo kaya gini trs mendingan cerai saja”.
    pertanyaannya.
    1. apa kata cerai itu syah ( SDH CERAI ) walaupun ga ada niat sedikitpun dari suami saya
    2. berapa masa iddah saya kl saya rujuk kembali “saya sedang hamil 4 bulan”
    3.bagai mana cara kami rujuK dengan syah apa perlu kami nikah kembali ke KUA.

    Wassalam

  123. ,,,

  124. assalamualaikum
    sore pak ustad,, saya mau tanya…

    seorang wanita yg berpacaran dengan suami orang,, meraka saling mencintai ,,, dan selalu berdoa dan berharap allah meridoi hubugan nya,,,

    hubungan itu sudah 1 tahun lebih terjalin,, tanpa ada orang yang tau..
    bagaimana ya ustad ,,
    mohon di berikan jawaban nya ..
    terimahkasih
    wassalammualaikum…

  125. apakah pernikahan siri itu harus menghadirkan orangtua sebagai wali dan saksi ?

  126. as,wr.wbr
    pak ustad,tolong di jawab masalah ini/
    nama sy fendi,umur 25th menikah dengan wanita 24th berlangsung selama 1 th.yg sy pertanyakan…
    bagaimana mengajari istri agar bs berpikir lebih dewasa dan mampu mengatasi masalah keluarga,dan bagaimana cara agar wanita tidak berbicara kasar dan turun tangan pada,jujur pak ustad,sy tipe orang yg sabar,,tp sy menjunjung tinggi sebagai kepala keluarga.terima kash p.ustad

  127. As,wr.wbr
    Saya sudah di talak 3 oleh suami saya, kalau dalam agama Islam brt sdh tdk bs bersatu lagi, salah satunya menikah dengan orang lain tapi knp d dlm sidang pengadilan agama hanya d jatuh kan talak 2?, akhirnya mantan suami saya berusaha untuk rujuk kembali krn mnrt sidang agama msh bs rujuk, sdngkan sy sdh tdk mau, krn perbuatan kasarnya.
    yang menjadi pertanyaan saya:
    1. Knp beda antara peraturan agama islam mengenai talak dengn persidangan agama?
    bukannya itu jadi membuat para suami/Laki2 bisa berbuat seenaknya atau dgn gampangnya di berucap kt talak dan mnt rujuk kembali.
    2. apa syarat sah nya rujuk klu sdh jatuh talak 2 dlm PA (wlpn dlm agama sdh talak 3)

  128. Assalamualaikum Bapak,,,

    Ada beberapa pertanyaan yang mejadi bahan diskusi dengan teman saya diantanranya :

    1. Saya mendapatkan jadwal puasa yang didalamnya tertulis waktu terbit jam 05.55 dan Dhuha 06.18, berdasarkan jadwal tersebut saya menjalankan sholat dhuha sekitar jam 06. 30 . Dan menurut sepengetahuan saya sholat dhuha dimulai minimal jam 7 pagi.
    Syah kah sholat dhuha yang saya kerjakan selama bulan ramadhan sebelum jam 7 pagi ??

    2. Bolehkan sholat tahajud dilakukan jam 03.30 ?

    Terima kasih atas jawaban yang bapak berikan,,,

  129. Assalamualaikum Ustadz
    Langsung saja Ustadz pertanyaan saya tentang penghitungan warisan:
    Harta warisan terdiri dari :
    a. sebidang tanah luas 200 m2
    b. sebidang tanah lagi luas 800 m2, dengan dua bangunan rumah diatasnya, rumah pertama dibangun orang tua ukuran 100 m2, sedang rumah yang kedua ukuran 150 m2 dibangun dengan biaya bersama oleh oang tua (75%) dan anak ke-1 laki-laki (25%).

    Ahli waris : 4 anak laki-laki dan 1 anak perempuan (semua sudah berkeluarga dan punya anak)
    Saat ini warisan belum dibagi.

    Pertanyaannya adalah bagaimana cara membagi warisan tersebut dan seberapa bagian masing-masing anak

  130. assalamualaikum pak ustad.
    gini tad…saya sudah menikah hampir 2 tahun lamanya, tapi belum juga dikaruniai seorang anak. ketika saya mulai pacaran dengan istri saya, saya mulai sakit kepala hingga saat ini. hampir tiap hari kepala saya sakit. terlebih lagi ketika nikah kepala saya terasa nyut2. saya sudah berobat ke dokter, kata dokter cuma tensi yang tinggi aja. tensi saya tidak pernah normal yaitu sekitar 140/90 s/d 160/110.kadang naik kadang turun.padahal sebelum saya pacaran dengan istri tensi saya itu rendah…kemudian saya berobat ke pak kyai. katanya saya kena guna-guna dari cewek. tapi pak kyai tidak mau cerita siapa orangnya. yg penting diobati aja.trus saya juga berobat ke orang pintar…bila dihitung2 sudah 17 orang saya berobat dari p.kyai sampai ke orang pintar…setelah menikah, sikap istri saya pun berubah total. yang dulu rajin, sabar, tidak mudah marah, bahkan sama saya aja tidak pernah membentak..tetapi setelah menikah istri saya orangnya malas, tidak sabar, suka marah-marah dan bila saya nasehati malah berani melawan…malah kebalik saya yang diomelin…rasanya sakit banget p.ustad..udah kepala sakit, pikiran banyak, istri galak lagii….
    sekitar awal puasa bulan romadhon ini…saya berobat ke orang pintar..dan selama berobat ketempat itu sakit saya alhamdulillah berangsur-angsur sembuh. saya bertanya pada orang pintar itu bahwa saya kena guna-guna dari istri saya dan kakak ipar saya, katanya mereka berdua mencintai saya…sebelum saya menikah…saya pun tidak terkejut mendengarnya, malah saya saya biasa-biasa saja…saya memang sama istri saya ngak pernah marah..bila istri saya/kakak ipar saya nyuruh saya, saya pun tidak menolaknya…trus apa yang harus saya lakukan pak ustad? jujur saja semenjak menikah perasaan saya dengan istri saya biasa-biasa saja, sepertinya cinta saya dengan istri saya hilang..saya pun heran kenapa setelah menikah saya biasa-biasa saja. kata orang2 setelah menikah itu katanya bahagia….semenjak saya berobat awal puasa tahun ini…saya merasa benci dengan istri saya….ntah kenapa saya juga tidak tau….tolong carikan jalan keluarnya pak ustad? makasih. wassalammualaikum wr wb.

  131. pak ustadz gmana kabar.?

  132. caranya gabung gimana kalau boleh tau

  133. aswrwb pak ustadz – kolom untuk pertanyaan dimana ? ini kolom untuk komentar.

    terima kasih

    waswrwb

  134. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Saya Putri di Makassar
    Saya ingin bertanya pak ustad
    Jujur pak ustad saya tidak bisa bahasa arab, tapi alhamdulillah saya tau mengaji
    Yang ingin saya tanyakan, bila kita mati nanti pasti pertanyaan dari para malaikat menggunakan bahasa arab
    Bagaimanakah saya bisa menjawab pertanyaan mereka sedangkan saya tidak tahu bahasa arab?
    Demikian
    Wassalam

  135. Assalamu’alaikum pak ustadz
    Saya Seorang istri yg menikah di tahun 2000, sy seorang karyawati di perusahaan swasta, suami sy tidak memberikan nafkah dan sy tidak pernah meributkan hal itu. Pernah suatu hari sy ada selisih faham hanya karena persolan kecil dimana disitu dia ada menyebutkan “mulut lo tuh kaya anjing” pada saat itu sy sakit hati dan sy sms suami saya sy lupa kalimatnya yg jelas di sms sy bilang “kalau memang sudah tidak cinta dan sudah tidak suka lagi lebih baik kamu ceraikan saya aja” dan suami sy membalas “Y”.

    pertanyaan saya : apakah itu sudah jatuh Talak atau belum? dan setelah balas sms itu sy tidak memperdebatkannya kembali dan sekarang sy masih tetap berumah tangga dengannya dan itu sudah berjalan sekitar lebih dari 2 tahun.

    sekarang ini ada lagi 1 permasalahan suami sy selingkuh dengan teman kerjanya dan dia sudah mengakuinya. suami saya mengaku dengan wanita tersebut dan teman kerjanya bahwa suami sy sudah pisah dengan saya. yang ingin sy tanyakan
    1. bagaiman hukumnya perkataannya (sy sudah pisah dengan istri sy)
    2. apa yang harus saya lakukan

    Demikianlah pak Ustadz, Atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan banyak terima kasih.

    Regard,
    Erni Rosilawati

  136. assalamualaikum pak ustad
    saya seorang istri kedua yang menikah baru 5 bulan,kami menikah secara sirri dan sampai saat ini suami belum melegalkan pernkahan kami karena istri pertama tidak menyetujui/memberi ijin.dan sepertinya istri pertama sangat membenci saya dan tidak menerima poligami,hal ini membuat saya bingung haruskan saya teruskan pernikahan ini?karena saya juga tersiksa dengan keadaan seperti ini.dari awal saya menerima pinangan suami dan saya bersedia berpoligami yang sebenar2nya.tetapi dalam perjalanan ternyata istri pertama tdk bersedia dipoligami.mohon petunjuk pak ustad saya harus bagaimana?

  137. sy mau tanya ustads,
    1. apa benar klo kita sholat dimesjid yg lebih jauh, amalannya itu lebih banyak, bahkan kadang kita melewati sampai dua mesjid dari tempat kita,
    2. kenapa dalam sholat itu gerakannya harus berdiri, ruku, sujud dll dan apa maknanya
    3. kita sholat kan menghadap kiblat dan kita di indonesia ini menghadap ke barat, tp bumi itu kan bulat jadi klo secara logika menghadap timur pun jg bisa berarti menghadap kiblat karena bumi itu bulat.
    mohon jawaban pak ustads, terima kasih.

  138. Assalamu’alaikum pak ustad
    alm.anak sy yang kedua (Fabian Haidar Habhan) lahir tgl 12 Januari 2011 dan meninggal 23 Januari 2011 (berumur 10 hari), apakah tetap wajib diakekahi ? dan sekarang masih bisa diakekahi ? jazakumullah.

  139. ass, ustad,,, saya syiva.
    selama ini saya tinggal dengan ibu saya, dan kakak saya ikut ayah saya, ibu saya hanya memiliki 2org anak perempuan, dan sebelum mninggal ibu saya berwasiat pd saya, bahwa… apa yg ada disini untuk saya,, dan saya jgn pernah mnta bgian apapun masalah warisan hususnya pada ayah saya, dan biarkan apa yg ayah saya punya itu bagian untuk kakak saya.

    ustad menut anda bagaimana???
    apakah ini adil ??
    apakah pembgian seperti ini melanggar hukum islam yang sdh dtentukan ???
    menurut ustad sbaiknya bagaimana ???

    tolong di balas.
    trimkasih.
    wassalam.

  140. ass

    • Ass.wr.wb. Pak ustad saya mau tanya saya nikah siri dgn wanita yg bpk nya sdh alm.dan ibunya tdk setuju , saudara bpnya tdk diketahui, krn ibunya dulu istri sirri dari bapaknya alm. jd saya menikah dgn wali hakim yaitu penghulunya umuw wanita tsb.
      191/2 th. semua rukun nikah sdh terpenuhi ,
      - syahkah pernikahannya ?
      setelah lebaran kemarin dia ada yang melamar ke ibunya dan ayah tirinya dan karena ybs. tdk terus terang pada orang tuanya maka terjadilah pernikahan itu di KUA pertanyaannya :
      - Syahkah pernikahan tsb ?
      - Bagaimana Hukumnya menurut hukum islam?
      - kalau tidak syah bagaimana cara membatalkan pernikahan tsb.
      terima kasih Pak ustadz
      Wass.wr.wb.

  141. Ass.wr.wb.

    Pak ustadz saya seorang laki-laki sdh sdh berkeluarga menikah siri dgn wanita berumur 20 th , wali pake wali hakim yaitu penghulunya yang dr KUA krn ayah wanita tsb sudh alm., ibunya tdk setuju krn ibunya dulu jg istri siri dr ayahnya alm. ayah tirinya jg tdk setuju , akhirnya kami menikah siri secara diam2.
    pertanyaan saya :
    -Syah kah pernikahan/perkawinan saya ?
    setelah lebaran kmrn dia dialamar org, dan orang tuanya menyetujui , dan mungkin anaknya tdk mengatakan bahwa dia sdh menikah dgn saya , maka terjadilah pernikahan itu di KUA
    pertanyaan saya :
    - syahkah pernikahan /perkawinan itu ?
    - bagaimana menurut hukum islam?
    - kalau tdk syah , bagaimana cara membatalkan pernikahan/perkawinan itu krn sdh terlanjur terjadi ?
    demikianlah pertanyaan dr saya pak ustadz , terima kasih atas balasannya kalau bisa cepat dibalas ya pak ustadz…

    Wass.wr.wb.

    • Koq hanya pertanyaan saja di situs ini ? Yg dibutuhkan jawaban yg tak kunjung datang
      Sent from my BlackBerry®
      powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  142. Koq hanya pertanyaan saja di situs ini ? Yg dibutuhkan jawaban yg tak kunjung datang…

  143. Asaalamualaikum
    pak ustadz saya seorang pemuda berumur 20th saya niat sekali untuk menikah tapi orang tua saya sudah bercerai ayah saya tidak tahu ada dimana…
    apakah saya bisa menikah tanpa wali pak ustadz karena yang saya ketahui hanya calon pengantin wanita lah yang wajib mempunyai wali..

    sekian dari saya pak ustadz mohon jawabannya

  144. aslmkm wr.wb. ustadz kaifa hal?na yusuf murid s1 dirasat islamiyah, alhmdulillah ana sdh lulus bulan juli kmrn,
    ana mau bertanya, mna yang hrus didahulukan menikah atau menuruti kta orang tua untuk lnjut kuliah?sedangkan hti ni insya allah sdh siap dan yakin ust untuk mnikah, mhon pencerahan nya< syukron jzmllah

  145. As Salam…ustaz . Saya ingin bertanya benarkah pada hari perhitungan nanti jika Allah s.W.t inginkan kebaikan pada hambanya maka hambanya akan diampunkan walaupun dosanya sebesar manapun ini kerana hambanya itu masih seorang islam. Kalau seorang hamba itu tidak sempat bertaubat dari dosa besar maka dia akan dimasukkan dalam neraka atau akan diampunkan kerana rahmat Allah S.W.T….

  146. Assl wr wb ustad, Detik2 Wafatnya Nabi Muhammad SAW berpesan sholatlah sholatlah sholatlah…kok tidak ada? ditulisan diatas, ini penting bagi umat Nabi…. Nabi Muhammad SAW adalah teladan yang paling utama sepanjang jaman…

  147. assalamualaikum wr. wb.
    pak ustadz, saya wanita berumur 23 th. saya baru saja menikah 3 bulan yg lalu. saya menikah dengan orang yang ternyata telah membohongi saya. saya baru tahu kebohongannya setelah resepsi pernikahan kami. setelah menikah dia tidak pernah memberi saya nafkah.yang ingin saya tanyakan
    - apakah pernikahan ini harus saya pertahankan?
    tapi saya sudah tidak sanggup lagi hidup dengan kebohongannya. bisa dibilang akibat kebohongannya itu saya jadinya sudah tidak cinta lagi. apalagi sekarang saya sudah tahu sifat keluarganya. dia sepertinya juga tidak menyukai keluraga saya. dia jarang dirumah. dia seringkali tinggal dirumah orangtuanya.

  148. Assalam….. Pa Ustadz

    Saya ingin bertanya, saya sudah menikah 6 tahun dan dikaruniai 2 orang anak, dalam menjalani pernikahan itu kami tidak ada saling percaya satu sama lain, pd suatu seketika kami ribut besar dan saya mengucapkan cerai kepada istri saya yg pertama dan kami kembali rujuk hubungan kami kembali normal dan 1 tahun kemudian kami bertengkar lagi, pada saat itu saya kembali mengucapkan cerai kepada istri saya yg kedua pada tanggal 22 pebruari 2012 dibarengi dengan pengusiran istri saya dari rumah kami, baru 1 bulan lebih kami menerima telepon dan sms istri saya minta diselesaikan di pengadilan dan sy belom menyanggupinya karna keterbatasan biaya dan sy membuat kesepakatan kepada istri saya untuk sementara kita buat surat perjanjian cerai di kertas hitam putih di atas materai dan istri saya mensetujuinya akhirnya kami sepakat pada tanggal 17 april 2012 saya berdua menandatanginya surat perjanjian itu dgn ada saksi yang isinya Saya menyatakan talak 3 kepada istri saya.

    yang jadi pertanyaan saya adalah :

    1. apakah ke absahan surat perjanjian itu mutlak talak 3 yg sudah di tandatangani kami berdua dan 2 saksi karna saya buat pd tgl 17 april 2012 disaat masa iddah talak 2 yg saya ucarapkan secara jelas kepda istri saya pd tgl 22 pebruari itu.

    2. apakah surat perjanjian itu terbilang talak 3 sekaligus, atau bertahap karna menghabiskan talak 2

    3. apakah masih di bilang talak 2 dan tidak sah surat pernyataan perjanjian surat tersebut

    4. apakah menurut Pa Ustadz saya bisa rujuk atau kah saya bisa nikahi kembali istri saya tanpa harus ada yg nikah dulu kepada istri saya dan dari pertanyaan 1 dan 2 diatas apakah saya mutlak tidak bisa kembali lg selama-lamanya, karna kami ada niat untuk kembali lg tp asalkan sudah jelas perkara saya ini, seandainya saya paksakan takut haram dan tidak halal istri saya buat saya.

    mohon pencerahan dan jawabannya Pa ustadz

    wassalam…. dan terima kasih

    • karena kesibukan dan jadwal harian agak benar-benar padat, maka kepada seluruh penanya yang membutuhkan jawaban segera mohon sms ke 08121887085, a/n. Dr. KH. Rusli Hasbi, Lc, MA

  149. Assalamualaikum pak ustad…
    saya ingin minta pendapat dari pak ustad,
    saya seorang istri dan ibu saya menikah diusia yg cukup muda yaitu 21th, selepas saya wisuda saya langsung menikah tanpa fikir panjang dengan harapan saya bisa meraih kebahagian dunia akhirat, tapi setelah saya jalani sampai sekarang sudah hampir 5tahun saya benar2 tidak pernah merasa bahagia saya dan suami selalu berbeda pendapat, fikiran dan misi, dan kita selalu merasa benar tanpa ada yang mau mengalah satu sama lain, seiring bejalannya waktu saya sadar bahwa salah satu dari kita harus ada yang mengalah agar rumah tangga kita harmonis, saya selalu berusaha mengalah terhadap suami saya walaupun itu sangat bertentangan dengan hati saya tapi lama kelamaan dia makin tidak faham dengan saya dan pada fikiran akhir lebih baik kita berpisah karena dalam pernikahan kita ingin bahagia tapi pada kenyataannya bahagia tidak didapat,pertanyaa saya
    1. apakah saya harus terus mengalah dan memahami suami saya tanpa dia memahami saya???
    2. apakah tepat jikalau saya meminta cerai dari suami saya???
    3. apakah rumah tangga kami masih sehat, dengan keadaan yg seperti ini???
    sebelumnya trimakasih atas jawabannya Ustad

  150. assalamu’alaikum wr, wb.
    tolong bantu pak ustadz saya punya masalah yang begitu berat sama pasangan atau yang menjadi calon istri saya,
    hubungan pasangan saya tidak di restuin sama kedua orang tua dari pihak perempuan tapi orang tua saya mengizinkan dan sudah dapat restu dari kedua orang tua saya
    dalam permasalahannya :

    1. orang tua perempuan menilai dari harta, martabat keluarga saya dan status sosial seperti tingkat sekolah memang keluarga saya ga sebanding dengan keluarga saya sama saya, lalu pasangan saya tidak masalah dengan hal seperti itu?harus bagaimana saya dan pasangan saya nanti ….

    2 orang tuanya terutama ibu selalu bilang anak durhaka terhadap pasangannya entah kenapa ibunya bisa berbicara seperti tersebut padahal anak tidak mengucapkan yang menghina, tidak pernah melawan kepada orang tuanya sendiri dan saya percaya sama pasangan saya dari kepribadian yang baik, yaitu dia rajin salat 5 waktu, puasa dll?harus bagaimana saya dan pasangan saya nanti ….

    3. apakah orang tua pernah tau perasaan anaknya karena dia yakin terhadap saya sebagai calon imam atau calon suaminya karena pernikahan nantinya didasari dengan hati anak bukan orang tua yang akan nikah dan bagaimana bila pernikahan itu tidak dihadiri dengan orang tua nanti apakah sah atau tidak?harus bagaimana saya dan pasangan saya nanti ….

    4. apakah perlu orang tua menyebarkan aib saya dan pasangan saya kepada tetangga di rumahnya (kembali lagi ke pertanyaan nomor 1)harus bagaimana saya dan pasangan saya nanti ….

    tolong di bantu ya pak

    wa’alamu’alaikum wr, wb

    terima kasih

  151. Assalamu laikum warohmatullohi wabarokatuh.nas-alulloha wal afiat.
    bapak ustdaz yang mulia,saya mohon pencerahan bagi permasalahan ini dari bapak.
    usia rumahtangga saya di tahun ini (2012) genap 6 tahun dan alhamdulillah saya di karuniai 2 putri…putri pertama sudah meninggal di usia 1 hari.dan sekarang putri yang kedua sudah hampir berusia 4 thn.waktu ijab kabul pernikahan mahar saya kekurangan dan calon istri menyempurnakannya tetapi tidak satupun anggota keluarganya mengetahuinya dan sampai sekarang istri saya tidak mempermasalahkannya.
    dari tahun pertama sampai kedua alhamdulillah berjalan sebagaimana mestinya.berawal di tahun ketiga usaha saya mengalami banyak permasalan dikarnakan kecerobohan saya sendiri hingga mengalami kerugian materi yang cukup besar,situasi itu berdampak negtif terhagap hubungan saya dengan keluarga istri saya,alhasil keluarga istri saya menawarkan opsi cerai terhadap istri saya yang menimbuljan percekcokan antara istri saya dengan keluarganya karena istri saya tetap memilih mempertahankan rumahtangga dengan saya.dari kejadian itu saya memutuskan untuk mengontrak rumah agak jauh dari keluarga istri saya tapi masih di kampung itu sendir gengan tujuan baik.
    oleh karena usaha saya rugi didalam usaha maka untuk sementara saya berhenti sambil mencari celah dibidang usaha lain demi menutupi hutang2 saya dan sementara kebutuhan sehari hari istri saya yang menanggung karna istri saya punya cukup penghasilan yang rutin tiap bulannya,mengingat hutang saya besar maka pada suatu hari saya sepakat dengan istri saya bahwa saya akan bekerja di saudi arabia di akhir tahun keempat tepatnya akhir tahun 2010,maka berangkatlah.setelah saya berada di saudi arabia alhamdulillah setiap bulannya saya kirimkan uang gaji.namun sekarang disaat saya mau pulang istri saya meminta di ceraikan dengan alasan bahwa saya sudah tidak di terima lagi di keluarganya dan istri saya merasa nyaman dengan keluarganya dibandingkan dengan saya.
    dalam menanggapi hal ini saya tetap bersi kukuh untuk tidak menceraikannya,karena saya merasa optimis keadaan ekonomi akan berubah kearah baik dan juga saya sudah bertoubat dari kesalahan kesalahan yang pernah di lakukan sebagaimana istri saya kehendaki.
    Demikian pak ustadz, mohon pencerahannya dan bantuan nasehatnya buat saya,agar saya tidak salah dalm mengambil keputusan hingga alloh rido terhadap saya dan istri saya.
    sangat di tunggu jawabannya..
    sekian dan terima kasih sebanyak banyaknya.
    i

  152. bagus sekali jawabannya

  153. bagaimana jika suami sudah mengucap tala 3, tapi kami masih berhubungan suami istri? sekarang saya hamil 1 bulan bagaimana ustad?

  154. pak ustadz mohon nasihatnya.
    saya pernah berzina dengan pacar saya.
    akhir2 ini pacar saya sering meminta mengakhiri hubungan. padahal setelah melakukan zina saya berniat untuk bertaubat dan saling menuntun dengan pacar saya dan saya juga berniat untuk menikah denganya sebagai cara untuk bertanggung jawab karna telah berzina, karna saya merasa bersalah walaupun saya bertaubat saya tetap merasa bersalah dan merasa perlu menikah denganya.
    bolehkah saya meminta kepada Allah SWT untuk mendekatkan aku denganya, meminta untuk diperjodohkan, bolehkah saya meminta restu ituk menjadi yang terbaik untuknya?

  155. pak ustadz saya mau bertnya soal warisan….

    * yang pertama :
    ayah saya mempunyai anak dari istri yang pertama itu 4 , 2 laki-laki dan 2 perempuan…istri yang pertama itu meninggal ……

    *yang kedua :
    setelah itu ayah saya menikah dengan istri yang kedua yaitu ibu saya … ibu saya mengandung lahir lah saya …. setelah itu ayah saya dan ibu saya memiliki perusahaan …. sedangkan dengan istri pertamanya ayah saya tidak memiliki apa-apa…jadi kesimpulannya ayah saya hidup berada ketika menikah dengan ibu saya …

    *yang ketiga :
    ayah saya masih hidup sampai sekarang … dan ayah saya menginginkan perusahaan tersebut di wariskan kepada saya …

    bagaimana hukum hak waris nya kepada saya ?? ibu saya ?? dan anak dari ayah saya hasil pernikahan dari istri yang pertama??

    mohon balasannya …..semoga ada pencerahan bagi saya ….????

    Wassalam

    kalo bisa balasannya ke email saya : parmanwintara@gmail.com

  156. Assalamu’alaikum pak ustadz,

    Pak ustadz,
    Sekitar 2 tahun lalu saya pernah bilang sesuatu yang mungkin menyinggung perasaan suami saya, walaupun sebenarnya saya tidak pernah mengucapkan kata2 kasar kepada suami saya, dan ucapan saya pada waktu itu wajar dan beberapa orang yang mendengarnya itu menganggap cuma biasa aja dan cuma candaan, namun suami saya tersinggung. lalu saya mau main ke rumah ibu saya dan diantar suami saya, memang setiah hari minggu saya berkunjung ke rumah orang tua saya, di rumah orang tua saya suami saya diam saja saya tanya katanya “gak papa”. kemudian dia pulang. lalu saya sms “tadi kenapa kok diam aja” lalu dia jawab “mulut lo tuh kayak anjing”. saya kaget kemudian saya balas :”kenapa sih semua yang saya lakukan selalu saja salah di mata kamu, kalau memang sudah tidak sayang lagi dan sudah tidak cinta lagi lebih baik kamu ceraikan saya, lalu dia balas “Y”. lalu saya telpon sy bilang maksud kamu balas “Y” itu apa? kamu benar mau menceraikan saya? lalu dia bilang “gak cuma balas “Y” aja. kemudian sore harinya saya pulang dan kami tidak membahas hal itu lagi.
    pertanyaan saya : apakah itu sudah jatuh talak atau belum?

    sekitar 1 tahun lalu suami saya telpon-telponan dengan wanita lain sampai berjam-jam bahkan di samping saya, hal itu berlangsung sudah 1 tahun lamanya, awalnya saya menganggap itu cuma teman karena saya tidak mau suudzon dan suami saya bilang pun demikian cuma teman. akhirnya saya curiga dan saya mengumpulkan bukti2 lewat facebook dan ternyata ada yg janggal. akhirnya saya memutuskan untuk bertanya lagi padanya dengan memberikan bukti yang ada akhirnya dia mengakui memang dia ada hungungan dengan wanita tersebut dan dia mengaku sama wanita tersebut kalau dia sudah pisah dengan saya. Akhirnya saya nyuruh suami saya memilih antara saya atau wanita tersebut, lalu dia meminta waktu 1 minggu untuk berfikir dan saya beri dia waktu, 1 minggu berlalu dia tidak memberikan jawaban kemudian dia meminta waktu lagi 2 minggu karena dia belum bisa berfikir dan saya kasih waktu lagi. 2 minggu berlalu kemudian saya tanya jawabannya dan dia memilih saya dan keputusan itu dia jawab pada hari sabtu malam kemudian saya ada berbincang bincang lagi entah apa yang kami bicarakan waktu itu, saya lupa. selang waktu beberapa jam kemudian dia berubah suami sya memilih wanita tersebut dan saya akhirnya memutuskan pulang ke rumah besok hari (minggu) dan suami saya mengiyakan, hari minggunya saya bicara dengan orang tuanya mengutarakan semuanya akan tetapi ditentang oleh orang tuanya dan orang tuanya memarahi suami saya, kemudian kami sepakat untuk tetap bersama dan dia berjanji akan berubah dan meninggakanl wanita tersebut. hari berganti hari minggu berganti minggu namun dia belum berubah dia masih telponan dengan wantita tersebut walaupun sembunyi2 saya tanyakan katanya suami saya belum bisa meninggalkan wanita tersebut secara langsung butuh proses pelan2 karena suami saya tidak ingin menyakiti wanita tersebut, akhirnya saya pasrah dan berdo’a agar suami saya disadarkan. hari berganti hari akhirnya saya tidak kuasa lagi untuk menahan sakit hati karena suami saya memang belum ada perubahan akhirnya saya bertanya lagi dia mau memilih saya atau wanita tersebut kalau memilih saya tinggalkan wanita tersebut kalau memilih wanita resebut saya mengalah dan pulangkan saya ke rumah orang tua saya, lalu dia bilang dia memilih wanita tersebut namun beberapa menit dia ralat katanya keputusan itu jangan dianggap dia minta waktu 2 hari unutk memberikan jawaban yang pasti. 2 hari berlalu kemudian saya tanya jawabannya dia bilang dia lupa memikirkan benar2 lupa dan dia bilang minta waktu lagi 2 hari,lagi. Saya capek pak Ustadz akhirnya saya bilang “maaf gak usah nunggu 2 hari lagi saya aja yg ambil keputusan” lalu dia tanya “keputusan apa?” lalu saya jawab “pokoknya keputusan nanti kalau sy sudah fix akan saya beri tahu” lalu dia bilang “o… O…kalau begitu saya pilih dia aja” lalu saya jawab “itu benar?” dia jawab “benar” lalu sy jawab”deal?’ dia jawab “Deal” sampai 3x saya tanyakan hal itu.
    Akhirnya esok harinya saya pulang ke rumah orang tua saya dan diantar sama suami saya. karena saya merasa hal itu sudah tidak ada gunanya lagi.

    yang saya ingin tanyakan saya sudah jatuh talak atau belum?, kalau sudah talak keberapa? dilihat dari kejadian kejadian di atas, karena saya awam banget tentang itu. saya benar benar membutuhkan jawaban pak ustadz, karena suami saya berniat kembali.

    Demikianlah pak ustadz, atas perhatian, jawaban, dan bantuannya saya ucapkan banyak terima kasih.

    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    Erni
    derlyrosilawati@yahoo.co.id

  157. ASALAMMU’ALAIKUM
    PAK USTAD AKU INI ORANG YG DURHAKA PERNA MENCACI MAKI KEDUA ORANG TUA N MEMUKUL KEPLA IBUKU DENGAN KERAS….
    AKU JUGA SUKA BERJINA
    MINUMAN KERAS
    SEMUA KULAKUKAN KARNA ORANG TUA KU SUKA KAWIN CERAI…….
    DAN AKU TIDAK PUNYA ILMU AGAMA SAMA SEKALI DI KTP AKU ISLAM

  158. Assalamu’alaikum.
    pak ustad, ibu saya (janda) cantik, sholatnya rajin, ke masjid, memakai jilbab dan ikut acara agama. tetapi dia memiliki sifat dan kelakuan yang tidak sesuai dengan penampilannya.
    ibu saya memiliki pacar seorang polisi yang masih memiliki istri. dan kantor polisinya pun di depan rumah. mereka sering sms-an yang tidak senonoh dan itu terbaca terus sama adik saya yang berumur 10 tahun. mereka sering pergi jalan layaknya pasangan yang sedang kasmaran. dan dia tidak merawat saya dan adik saya yang masih kecil. di rumah pun dia tidak pernah berkomunikasi dengan kami. kami selalu mandiri. semua kami kerjakan sendiri. di rumah sendiri, seperti di dalam kos- kosan.
    saya malu dengan kelakuan ibu saya. saya sering mengingatkan, tetapi dia tidak pernah didengarnya, dia malah marah.
    yang ingin saya tanyakan ;
    1. apakah saya durhaka kepada ibu saya jika saya dan adik saya pergi dari rumah meninggalkan dia dan mencari tempat tinggal baru, karena kami tidak tahan lagi hidup bersama dia.
    2. bagaimana dengan ibadahnya yang rajin, tetapi perilakunya tidak sesuai, apakah masih diterima ibadahnya?
    3. apakah dosa ibu yang menyia- nyiakan anak- anaknya? kami berfikir untuk apa dia melahirkan kami, sedangkan dia tidak pernah menganggap kami selayaknya anak. dia lebih bermanis muka kepada orang lain, sedangkan dengan anaknya menekuk wajah.

    tolong dibalas ya pak………

  159. assalamu’alaikum Pa Ustadz, saya mau tanya….. saya single umur 25 thn, saya adalah calon istri dari seorang duda yang ditinggal meninggal oleh istrinya dengan satu orang anak. Pa Ustadz, yang saya ingin tanyakan bagaimana status mertua calon suami saya dari almarhumah istri pertamanya, dan seberapa berhak kah mertua calon suami saya dari almarhumahistri pertama calon suami saya atas cucunya setelah kami menikah……? padahal saya ingin mendidik calon anak saya nanti dengan kasih sayang saya, dan bimbingan dari saya dan calon suami. bagaimanakah hak dan kewajiban mertua suami saya dari almarhumah istri pertama? sebatas mana hak dan kewajiban nenek calon anak saya(mertua dari almarhumah istri calon suami saya? karena ibu mertua dari pasangan saya ingin tinggal bersama kami setelah saya menikah sejak awal pernikahan kami, kadang ada bayangan ketakutan….. kalo ibu mertua suami saya ingin menahkodai rumah tangga kami,

  160. Assalamualaikum….
    Pak ustad, saya mau tanya umur sy 21 thn sudah pernah menikah dan memilki 1 putri berumur 3 thun tapi suami sy sudah tidak menfkahi lahir maupun bati selama 1,5 thun…. ap kah boleh sy menikah lagi sedangkan suami sy tdk mau mencraikn sy….

  161. buat semua”
    sebenarnya tak perlu banyak bertanya jika alquran telah menjelaskanya…
    intinya sholat n ngaji biar paham apa itu hidup dan mati..

  162. asslmkm ustadz,saya mau bertanya, apakah seorang abang atau kakak laki – laki yang tidak se ayah dan hanya se ibu boleh menjadi wali nikah bagi adik perempuannya yang hanya se ibu itu?
    kalau tidak boleh,lalu siapakah wali yang lebih berhak untuk menjadi wali nikahnya jika si mempelai perempuan sama sekali tidak memliki saudara dari ayanhnya (tidak diketahui keberadaannya) baik itu paman atau adik dari ayah, kakek dari ayah ataupun sepupu dari ayah,yang dia punya hanya saudara dari pihak ibu?
    dan jika masih terdapat wali yang berhak,bolehkah wali nya adalah wali hakim?
    trmks ustadz,
    wassmlkm,

  163. Assalaamu ‘alaikum Ustadz,
    Mertua sy sebelum menikah memiliki harta bawaan dari pemberian orangtuanya yg kemudian setelah beliau meninggal dunia, harta tsb sekarang statusnya menjadi harta warisan yg akan dibagikan kpd ahli warisnya, Beliau meninggalkan 11 orang anak dari 3 mantan istri yg telah dicerai dan 1 orang dari istri ke 4(terakhir).
    Pertanyaan nya :
    1. apakah ke 3 mantan istri tsb (msng2 sdh berkeluarga lagi) berhak atas bagian dari harta warisan tsb, ?
    2. Apakah Istri terakhir (ke 4) dgn 1 orang anaknya yg sejak meninggal nya beliau telah mdpt pensiunan janda dan sek. telah bersuami lg) jg berhak atas bagian dari harta warisan tsb?
    3. jika 1 orang ahli waris meninggal (dlm status bujangan) lalu hak warisan yg akan diterimanya beralih menjadi hak siapa saja?, berapa bagian untuk masing2 : Ibu, Sdr kandung laki2, dan perempuan (apakah juga termasuk sdr se ayah?)
    4. jika dlm pembagian warisan telah disepakati semua ahli waris untuk dibagi rata (L/P), kendatipun sdh diberikan saran masukan oleh sy dan istri agar didasrkn pd hukum waris Islam. Dalam hal ini apakah sebaiknya harta waris untuk istri sy dikembalikan sebagian (yg seharusnya menjadi hak Sdr laki-laki)? .

    Kett : karena harta warisan tsb berupa sebidang tanah sehingga pelaksanaan bagi waris pun tidak dpt dilaksanakan secepatnya dan baru dpt dilaksanakan setelah laku terjual dlm kurun waktu yg ckp lama.

    Demikian Ustadz, mohon kiranya jawaban dari Ustadz dpt kami terima dalam kesempatan yg pertama. Jaazakallaahu khoer.

  164. pak suami saya sejak mengenal seorang janda beliau sepertinya lupa segala galanya,dan banyak berbohong contoh misalnya dia berkata sama saya kalau dia sudah punya anak dari janda itu padahal setelah saya selidiki ternyata tidak ada,suami saya banyak melamun,seperti kemasukan jin atau semacamnya mohon bantuanya segera,terima kasih

  165. pak ustadz, sya mau tanya nih? hubungan sya dengan pcar sya sudah lama tapi dri pihak keluarga pacar saya bilang kalau untuk menikah tunggu si cwo sya lulus kuliah dlu. sedangkan dri pihak keluarga sya suruh secepatnya dripda ada kejadian yg tdak diinginkan oleh keluarga atau ada seseuatu yang membuat keluarga besar saya dan dya malu. kami kepkiran untuk nikah siri aja dlu. menurut pak ustadz hukum`y gmna? karna keluarga kami tidak ada yang dikasih tau. mohon bantuannya ya, terima kasih..

  166. Pak Ustadz
    saya mau tanya tolong pak
    saya duda, saya punya pacar tapi di statusnya masih nikah siri dengan suaminya, tapi dia dinikahi dengan dincam, di jebak, dan di paksa.
    saat ini kami saling mencintai, bukankah dalam islam pernikahan yang di paksa atau di bawh ancaman adalah batil Pak?
    trus apakah saya dan pacar saya ini boleh menikah dengan keadaan tersebut pak, karena yang jadi masalah pacar saya ini dulunya juga janda yang sekarang kwatir masalah ekonomi untuk menikh dengn saya
    saya takut kalau tidk segera bertindak takut kami melakukan perzinahan pak, tolong pak ustad
    mohon pak say lagi galau dengan pacar saya

    terim ksih

    joko

  167. assalamu alaikum wr wb

    pak ustdz

    saya mempunya teman yang ingin sekali menikah, tapi calon istrinya anak pranikah. teman saya ingin menutupi aib dari orang tuanya. apakah aib calon istrinya harus di buka ?? bagaimankah perwaliannya ? sedangkan ayah biologisnya tidak sah menurut agama karena tidak menikahi ibunya dan ibunya telah berpindah agama..

    wassalam wr wb

  168. Assalamu’alaikum,
    sehubungan pertanyaan yg pernah sy ajukan pada tgl 30 Nopember 2012 namun ditunggu2 jawaban/balasannya hingga sampai saat ini belum ada, jadi sy mohon sudi kiranya ustadz atau siapapun yang kompeten dalam bidangnya berkaitan dgn apa yg sy pertanyakan dapt memberikan jawaban beserta dalil nya.
    jazaakallahu khoeran katsiran.

  169. assalamu’alaikum ustadz
    saya seorang suami yg punya anak 1 dr istri saya
    namun saya mencintai adik kandung istri melebihi istri
    n pernah saya menggauli adik ipar saya itu karena kami saling cinta
    mohon penjelasannya ustadz

  170. Assalamu alaikum . . .
    Pa,ustad gimana hukum ⁿƴª kalo kita udah beristri tapi mau kerja tidak di izin kan?apa hukum ⁿƴª
    Terima kasih

  171. Assallamualaikum Wr.Wb.

    Pak Ustadz, Saya sudah menikah selama 17 th dan dikaruniai sepasang anak usia 16 dan 14 th. Sekitar kyrang lebih 1 bulan yang lalu saya ribut dengan suami sehingga dia marah dan mengucapkan kata2 kita bubar saja dan saya yg juga dalam keadaan marah membalas dengan ucapan Alhamdulillah. Apakah ucapan suami saya tersebut sudah jatuh talak atau tidak pak. ketika kami baikan lagi suami saya bilang dia tidak ada niat utk menceraikan saya dan saya smpai sekarang menolak utk diajak berhub intim karena takut dosa. Mohon pencerahan dari pak ustadz .

    terima kasih

  172. Assalammualaikum wr wb,

    Saya Andi, pria berumur 24 tahun, saya sudah menjalin hubungan dengan kekasih saya (sebut saja SH) selama +/- 1 tahun. Pada awalnya orang tua saya khususnya Ibu sangat mensupport saya berhubungan dengan SH, namun setelah ibu tahu mengenai background keluarga SH yg bercerai secara tidak baik (ayah SH melakukan KDRT thd ibu SH), ibu saya tidak merestui hubungan saya dengan SH dengan alasan menurut ibu saya tidak baik berhubungan dengan seseorang yg memiliki pengalaman buruk dalam berkeluarga, memang SH ketika dia marah / mempertahankan pendapatnya agak keras, namun dibalik semua itu dia tetep gadis yg sangat baik.

    Saya sayang thd SH, saya iklhas membantu kesulitan yg dihadapi SH dan ibunya, semenjak tidak ada seorang ayah yg mensupport kehidupan mereka. Maksud saya baik, dan selama ini SH juga sangat baik terhadap saya. Namun saat ini Ibu saya menjadi jurang pemisah antara saya dan SH, namun saya sayang thd Ibu. Suatu saat Ibu melabrak dan menyakiti hati SH, saya kasihan dan sayang thd SH karena dia selama ini baik thd saya ditengah kesulitannya.

    Apa yg harus saya lakukan Ustad, mohon masukkannya, Saya menghadapi SH yg butuh pertolongan dan Ibu saya yg sayangi. Tolong saya ustad…

    Wassalammualaikum, wr wb.

  173. Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>