Pages Navigation Menu

Pesantren Ihya' Qalbun Salim

Permasalahan Poligami Bagi PNS

Permasalahan Poligami Bagi PNS

Tanya:

Ustad, saya seorang PNS wanita. Saya seorang janda dan sekarang ini berhubungan dengan seorang laki-laki yang sudah beristri. Selama ini, sejak menikah mereka hidup terpisah, dimana istrinya tinggal di luar kota dan tidak bersedia mengikuti suami. Suaminya datang 10 hari dalam sebulan untuk mengunjungi istrinya.

Setelah bertemu saya, laki2 ini merasa menemukan yang dia inginkan. Kami sangat cocok dan bisa saling mendukung dalam berbagai hal. Kami menginginkan untuk menikah sehingga punya kepastian status.

Walau saat ini dia sedang berusaha untuk meminta istrinya memperbolehkannya menikah lagi, namun yang menjadi halangan adalah saya berstatus sbg PNS yg tidak mungkin jadi istri kedua.

Bagaimana saya mengatasi masalah ini, ustadz? mohon masukan dan nasihatnya.

 

Jawab:

Islam membolehkan poligami dengan menikahi dua, tiga atau empat orang istri, dengan syarat seorang suami harus bisa berbuat adil terhadap para istrinya. Poligami adalah salah satu solusi dalam rumah tangga bagi orang-orang tertentu.

 

Allah Swt. berfirman:

“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap  perempuan yangyatim , maka kawinilah wanita-wanita  yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil , maka  seorang saja , atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya,” (QS. An-Nisaa’ :3).

 

 

Poligami itu memikili banyak hikmah diantaranya:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Adapun aturan pernikahan bagi PNS itu membatasi seseorang untuk poligami seperti disebutkan dalam pasal 4 ayat 1, 2 dan 3

 

(1) Pegawai Negeri Sipil pria yang akan beristeri lebih dari seorang,

wajib memperoleh izin lebih dahulu dari Pejabat.

(2) Pegawai Negeri Sipil wanita tidak diizinkan untuk menjadi isteri

kedua/ketiga/keempat dari Pegawai Negeri Sipil.

(3) Pegawai Negeri Sipil wanita yang akan menjadi isteri

kedua/ketiga/keempat dari bukan Pegawai Negeri Sipil, wajib

memperoleh izin lebih dahulu dari Pejabat

 

Dengan adanya aturan yang membatasi poligami semacam ini, sehingga banyak pejabat yang memilih mencari wanita hiburan daripada menikah secara resmi, artinya mereka lebih memilih kemaksiatan demi mempertahankan jabatan dan status sebagai PNS.

 

Apabila anda sudah merasa yakin untuk menjadikan laki-laki tersebut sebagai calon suami, mengingat akhlak dan agamanya baik dan anda pun berniat menikah dengannya, maka anda menghadapi kendala dalam pernikahan mengingat status anda sebagai PNS menghalangi anda untuk menjadi istri kedua dengan PNS yang lain. Untuk menghadapi permasalahan ini anda harus melakukan shalat Istikharah dengan meminta pilihan kepada Allah Swt. Apakah ia adalah jodoh yang bisa menjadi imam bagi anda atau bukan. Dengan demikian demikian anda bisa yakin dalam membuat keputusan dan mantap dalam melangkah.

 

Apabila setelah istikharah anda mantap untuk menikah, maka sebagai konsekwensinya anda harus meninggalkan status sebagai PNS untuk menikah menjadi istri kedua dari PNS lain.

 

Apabila setelah istikhara anda belum mantap dengannya dan masih ingin menjadi PNS, maka anda harus bersabar, mungkin Allah Swt. akan memberikan jodoh yang lebih baik buat anda. Walaupun hal ini agak terasa pahit, tapi yakinlah bahwa di balik rahasia Allah itu terdapat beragam hikmah yang bermanfaat buat kita.

 

Semoga niat anda untuk berumah tangga dimudahkan oleh Allah dan semoga anda tetap bisa menjaga keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.

 

Wallahu Ta’ala a’lam

Rusli Hasbi

 

 

 

 

 

One Comment

  1. Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>